Tulangbawang Barat

Dijanjikan Kerja, 4 Warga Lampung 5 Bulan Terdampar di Istanbul Turki

Mereka diduga tertipu oleh agen penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjanjikan mereka bekerja di Polandia.

Tangkapan Layar
Empat warga Lampung terdampar di Istanbul, Turki, bersama puluhan warga lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang Barat - Empat warga Lampung terdampar di Istanbul, Turki, bersama puluhan warga lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Mereka diduga tertipu oleh agen penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menjanjikan mereka bekerja di Polandia.

Mereka mengaku sudah berada di sana selama lima bulan.

Satu dari empat warga Lampung itu adalah Imam Taufik Hidayat (27), yang merupakan warga Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Kepala Tiyuh Gedung Ratu, Juwaini, membenarkan satu warganya berada dalam rombongan warga negara Indonesia (WNI) yang kini terdampar di Istanbul, Turki.

Baca juga: Kini Jadi Artis Tajir, Rizky Billar Ternyata Sempat Ingin Jadi TKI

"Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Lampung ada empat orang. Satu adalah warga kita (Gedung Ratu), dan tiga merupakan warga Lampung Timur," terang Juwaini kepada Tribunpampung.co.id, Minggu (17/4/2022) petang.

Merujuk informasi yang diterima perangkat Tiyuh Gedung Ratu, Imam Taufik Hidayat berangkat ke dari kampungnya pada November 2021 lalu.

"Dia sempat ikut pelatihan beberapa bulan di Pulau Jawa, barulah kemudian berangkat ke Turki. Katanya mau kerja di Polandia," ungkap Juwaini.

Sayangnya, penyalur TKI yang memberangkat puluhan orang tersebut merupakan agen TKI ilegal.

"Katanya ilegal, makanya mereka tidak terdaftar secara resmi," papar Juwaini.

Berdasarkan informasi yang diterima, pihak keluarga Imam Taufik Hidayat akan melapor peristiwa tersebut ke Polda Lampung.

"Besok pihak keluarga akan melapor ke Polda Lampung. Ini (laporan ke Polda) yang warga kita dari Tubaba, entah kalau yang dari Lamtim," terang Juwaini.

Dari data yang diterima Tribun Lampung, Imam taufik hidayat (27) memiliki paspor bernomor C1888005.

Sementara, video yang beredar luas melalui pesan Whatsapp, terdapat pernyataan puluhan pemuda tersebut mengharapkan bantuan Pemerintah Indonesia untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved