Mudik Lebaran 2022

Cerita Rilda Taneko Warga Lampung di Inggris, Tak Bisa Mudik Lebaran karena Pandemi Covid-19

Meski tahun ini pemerintah membolehkan adanya mudik lebaran, namun tak semua umat muslim Indonesia bisa melakukannya.

Editor: Dedi Sutomo
Dokumentasi Rilda Teneko
Ilustrasi - Rilda Teneko, WNI asal Lampung yang menetap di London. 

"Buat ketupatnya dari beras boil-in-the-bag, dimasak pakai pressure cooker," kata penulis buku Seekor Capung Merah itu.

Lalu dipadukan dengan rendang, opor ayam dan sayur ketupat.

Mengenai harapannya di Ramadan ini, dia ingin semua diberi kesehatan dan kekuatan menghadapi banyak kesulitan yang ada. Seperti pandemi dan perang, juga naiknya harga-harga barang.

Rupanya tidak hanya ibu rumah tangga di Indonesia saja yang mengeluhkan kenaikan beberapa kebutuhan pokok.

Di Inggris sendiri, terusnya, harga gas dan listrik naik dua kali lipat.

Bensin yang awalnya 1.00 poundsterling, sekarang 1.60 poundsterling.

"Harga-harga barang ikut naik dan beberapa hari ini minyak makan mulai menghilang dari pasar karena Ukraina pemasok minyak makan terbesar di UK. Semoga semua segera berlalu," harapnya.

Rilda juga berharap, untuk masyarakat Indonesia yang masih bisa melakukan tradisi mudik agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

"Mungkin untuk semuanya tetap berhati-hati ketika mudik dan berkumpul bersama keluarga karena Covid masih ada," sambung Ara, sapaan akrabnya.

( Tribunlampung.co.id / Sulis Setia M )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved