Bandar Lampung
Mundur dari Demokrat Lampung, Sudarsono Sebut Ada Intervensi: Demokratis Gimana?
Mantan Ketua DPRD Metro Sudarsono mundur dari Demokrat Lampung setelah merasa ada intervensi dalam proses pemilihan ketua DPC.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Mantan Ketua DPRD Metro Sudarsono mundur dari Demokrat Lampung setelah merasa ada intervensi dalam proses pemilihan ketua DPC.
Sebagaimana diketahahui Sudarsono mendaftar sebagai Calon Ketua DPC Demokrat Metro pada 11 Maret lalu.
Namun setelah pengumuman Ketua DPC justru Sudarsono mundur dan memilih untuk bertani.
Surat pengunduran diri Sudarsono sebagai Wakil Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Lampung itu ditandatanganinya, Senin 25 April 2022 dengan dibubuhi materai 10.000.
“Dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari anggota dan kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung,” bunyi surat pengunduran diri tersebut.
Baca juga: Sudarsono Mundur dari DPD Demokrat Lampung
Baca juga: Turun Gunung, Sudarsono Siap Kembali Nahkodai DPC Demokrat Metro
Ia melanjutkan, setelah surat pengunduran diri itu ditandatangani, dirinya menyatakan dirinya tidak memiliki kaitan lagi dengan Demokrat.
Saat dikonfirmasi, Sudarsono mengatakan dirinya ingin rehat dan kembali bertani.
Ia tak ingin panjang lebar mengungkapkan alasannya hengkang dari Demokrat.
“Tak kira masyarakat pada tau. Di Lampung proses pemilihan Ketua DPC diintervensi, mau demokratis gimana?” kata Sudarsono yang pernah nyalon jadi Ketua DPC Demokrat Metro ini, Rabu (27/4/2022).
Ia mengatakan, dirinya tidak ingin memancing keributan, apalagi Partai Demokrat itu mestinya berkarakter sejuk dan santun.
Namun, di Lampung berbeda, sehingga lebih baik dirinya mundur.
Diketahui, Sudarsono mendaftar sebagai Calon Ketua DPC Demokrat Metro 11 Maret lalu.
Baca juga: Nunggak Bayar Listrik, Lampu Jalan di Bandar Lampung Diputus PLN
Baca juga: Terminal Rajabasa Bandar Lampung Siapkan 200 Pcs Rapid Antigen
Dia bertekad ingin mengembalikan kejayaan Demokrat di Metro.
Sepanjang waktu 2008 hingga 2015 Sudarsono berhasil menjadikan Partai Demokrat sebagai kekuatan besar di Bumi Sai Wawai.
Pada periode 2008 – 2013, Sudarsono berhasil mendudukkan 5 orang sebagai anggota DPRD Metro. Saat itu, Sudarsono didapuk sebagai ketua dewan.