Mudik Lebaran 2022
Update Merak Bakauheni, Tiket Penyeberangan Pemudik Hangus Akibat Terjebak Macet
Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo dapat laporan mudik lebaran 2022, banyak tiket pemudik hangus akibat macet telat check in di pelabuhan.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Banyak pemudik yang tiketnya hangus karena terlambat check in di pelabuhan penyeberangan Merak Bakauheni saat mudik lebaran 2022.
Informasi kendala mudik lebaran 2022 di penyeberangan Merak Bakauheni ini diterima anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo.
Menurut anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo, hangusnya tiket penyeberangan mudik lebaran 2022 Merak-Bakauheni itu karena diakibatkan pemudik terjebak macet.
“Saya mendapat laporan banyak pemudik yang tiketnya hangus karena terlambat check in di pelabuhan akibat terjebak macet," kata anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo, Jumat (29/4/2022).
Dia pun berharap solusi atas persoalan yang dihadapi pemudik di penyeberangan Merak Bakauheni. "Mohon ini menjadi perhatian dan dicarikan solusinya, jangan sampai pemudik dirugikan,” pinta Sigit Sosiantomo.
Baca juga: Hendak Mudik ke Banyuwangi Pakai Sampan, Pria di Bali Jatuh ke Laut Disapu Gelombang
Baca juga: Sopir Travel dan Bus di Terminal Pelabuhan Bakauheni Ketiban Rezeki di Momen Mudik Lebaran 2022
Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo meminta pemerintah memberi perhatian serius pada penyeberangan Merak Bakauheni selama mudik lebaran 2022.
Menurut Sigit, soal aktivitas penyeberangan pada tahun ini tidak hanya soal kemacetan dan keselamatan. Tapi juga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mengeluarkan peringatan tentang ancaman tsunami seiring dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Dan ini berdampak pada kelancaran dan keselamatan di penyeberangan Merak-Bakauheni," ungkap Sigit.
"Karena itu, saya minta pemerintah memberi perhatian serius di Merak. Bukan hanya bagaimana mengurai kemacetan yang sudah terjadi sejak Rabu (27-4), tapi juga bersiap siaga atas kemungkinan terjadi tsunami," sambung Sigit.
Untuk mengatasi kemacetan di Bakauheni, Sigit meminta Kementerian Perhubungan dan ASDP berkoordinasi untuk membahas kemungkinan penambahan jadwal penyeberangan dengan menambah armada kapal feri yang melayani penyeberangan di Selat Sunda ini.
“Jumlah kapal yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak berjumlah 27 kapal dari 68 kapal yang siaga atau naik 17 persen dari tahun 2019," ucapnya.
Sementara itu, kata Sigit, pada awal pekan kemarin saja pemudik dengan kendaraan pribadi sudah melonjak lebih dari 42 persen.
Baca juga: Kangen Sambal Tempe Ibunda, Ayu Warga Pesawaran Mudik ke Lampung Setelah 3 Tahun Merantau
Baca juga: Update Merak-Bakauheni, Pemudik Sepeda Motor Pilih Jalan Malam Hindari Panas Matahari
Menko PMK Ajak Doa GAK Tak Erupsi Lagi
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy memastikan isu tsunami dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak benar.
Menko PMK RI Muhadjir Effendy menyampaikan itu usai meninjau langsung kondisi GAK, Kamis (28/4/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Update-Merak-Bakauheni-Antrean-Kendaraan-Mengular-di-Gerbang-Pelabuhan-Bakauheni.jpg)