Tulangbawang Barat

Bupati Tubaba Umar Ahmad Berharap PJ Bupati yang Akan Menggantikan Bisa Lanjutkan Program yang Ada

Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad berharap PJ Bupati yang akan menggantikan posisinya bisa melanjutkan program pemerintahan yang ada.

Penulis: kiki adipratama | Editor: teguh_prasetyo
Tribunlampung.co.id / Joviter
Bupati Tubaba Umar Ahmad. 

Tribunlampung.co.id, Tubaba - Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad berharap PJ Bupati yang akan menggantikan posisinya bisa melanjutkan program pemerintahan yang ada.

Kepada Tribunlampung.co.id, Umar Ahmad mengaku sudah banyak program kerja yang terlaksana di kabupaten setempat.

Untuk itu, dia berharap PJ Bupati yang akan menggantikan bisa berkesinambungan menjalankan program yang ada.

"Saya harap bisa berkesinambungan dengan program yang ada," kata Umar Ahmad, Senin (9/5/2022).

Ditanya terkait nama calon PJ Bupati yang akan menggantikan posisinya itu, Umar Ahmad mengaku sedang diusulkan oleh Pemprov Lampung.

"Sedang diusulkan dan itu kewenangan pak gubernur," kata Umar Ahmad.

Baca juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tak Membantah Telah Usulkan 9 Nama Calon PJ Bupati di 3 Kabupaten

Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tak membantah telah mengusulkan sembilan nama calon PJ Bupati untuk tiga kabupaten yang akan habis akhir masa jabatan (AMJ) pada 22 Mei 2022.

Ketiga kabupaten tersebut adalah Pringsewu, Mesuji, dan Tulangbawang Barat.

Tiap-tiap kabupaten tersebut, Gubernur Lampung mengusulkan tiga nama sehingga total ada sembilan nama usulan PJ Bupati.
Saat ini, ada tiga nama pejabat eselon II yang santer disebut-sebut turut diusulkan sebagai PJ Bupati.

Diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung, Adi Erlansyah sebagai Pj. Bupati Kabupaten Pringsewu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sulpakar sebagai Pj. Bupati Kabupaten Mesuji,  dan Kepala Dinas Pengairan dan Sumber Daya Air (SDA), Budi Darmawan sebagai Pj. Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba)

Disinggung mengenai usulan nama-nama Pj Bupati tersebut, Gubernur Arinal tak enggan berkomentar banyak. 

Dia mengatakan pihaknya belum  mendapatkan persetujuan dari Kemendagri.

"Belum, belum dapat persetujuan dari Menteri (Kemendagri)," kata Arinal saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/5/2022).

Menurut Arinal, usulan tersebut akan dibahas dalam waktu dekat.

"Nanti akan dibahas lebih lanjut," ujar Arinal.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved