Tanggamus
Iseng Bikin Video Sosok Misterius, 4 Pemuda Diamankan Polisi Karena Meresahkan
Dalam video tersebut, terekam aksi sosok berjubah putih yang mengenakan kacamata hitam mendatangi rumah-rumah warga.
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Polsek Pulau Panggung mengamankan empat pelaku pembuat keresahan warga dengan sosok misterius, yang mengenakan pakaian aneh serba putih serupa jubah dan berkacamata hitam.
Penangkapan keempat pelaku tersebut berdasarkan isu-isu yang berkembang di masyarakat.
Isu tersebut berkembang melalui unggahan video di berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, terekam aksi sosok berjubah putih yang mengenakan kacamata hitam mendatangi rumah-rumah warga.
Atas kecepatan respon informasi masyarakat, Polsek Pulau Panggung akhirnya mengungkap dalang dibalik video yang membuat resah warga Kecamatan Pulau Panggung tersebut.
Baca juga: Penanganan Stunting, Warga Tanggamus Terima Sarana Prasarana Demplot Kesurga
Baca juga: Longsor Menutupi Jalinbar Tanggamus, Polisi Imbau Pengendara Berhati-hati
Dalam pengungkapan itu, petugas berhasil mengamankan empat orang sekaligus. Yakni dua laki-laki bernama Pilsan (26) dan Ari Fernando (19).
Lalu, dua perempuan bernama Sera (19) dan inisial NDS (17).
Keempatnya merupakan warga Pekon Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus.
Berdasarkan keterangan para pelaku, motif mereka melakukan aksi tersebut hanya sebagai bahan candaan atau iseng.
Kapolsek Pulau Panggung Iptu Musakir mengatakan, keempat pelaku diamankan berdasarkan unggahan video saat merekam aksi mereka.
"Atas hasil tersebut, kami berhasil mengidentifikasi dan mengamankan keempatnya di Pekon Pulau Panggung, tadi malam, Rabu (18/5/2022) pukul 23.00 WIB," kata Musakir mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Kamis (19/5/2022).
Ia meneruskan, keempat pelaku selanjutnya diamankan ke Polsek Pulau Panggung guna melakukan interogasi demi mengungkap motif para pelaku melakukan aksi tersebut.
"Berdasarkan keterangan para pelaku, mereka sengaja membuat video menggunakan handphone NDS dengan tema yang saat ini sedang viral," ungkap dia.
"Bertujuan untuk bercanda selanjutnya dikirim ke WhatsApp group Pulau Panggung," imbuh Musakir.
Agar warga tak makin resah, Musakir mengimbau, masyarakat tidak membuat konten sejenis ataupun melakukan aksi serupa.