Mesuji
Ukur 3.500 Bidang Tanah Program PTSL, BPN Mesuji Gunakan GPS Geodetik
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Mesuji Endah Kurniati mengatakan pengukuran menggunakan GPS Geodetik tersebut bakal tersambung melalui satelit.
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mesuji menggunakan GPS Geodetik untuk mengukur 3.500 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Mesuji Endah Kurniati mengatakan pengukuran menggunakan GPS Geodetik tersebut bakal tersambung melalui satelit.
"GPS Geodetik adalah alat ukur GPS dengan mengunakan satelite, dimana akurasi yang sangat tinggi serta ketelitian yang dihasilkan sangat akurat," ujarnya, Kamis (26/5/2022).
Kemudian, kata Endah, dengan menggunakan GPS Geodetik juga dapat menyimpan berkas dan langsung terkirim ke Kantor BPN secara otomatis.
"Kendala menggunakan GPS Geodetik ini adalah saat hujan akan kehilangan sinyal. Sehingga menjadi penyebab alat tidak berfungsi secara normal," jelasnya.
Baca juga: PTSL 2022, BPN Mesuji Sediakan Kuota 3500 Sertifikat Tanah
Baca juga: Kemenag Mesuji Masih Atur Jadwal Bimbingan Manasik Bagi Calhaj
Lebih lanjut, Endah mengaku saat ini telah gencar melakukan sosialisasi guna memberikan informasi mengenai persyaratan PTSL.
Sehingga, diharapkan nantinya masyarakat dapat memahami program PTSL.
"Sebab, berkaca dari tahun sebelumnya masih ada problem keterlambatan pembagian sertifikat, yang disebabkan dari berkas yang tidak lengkap dan lain sebagainya," jelasnya.
(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)