Metro
Jalin Kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Metro Kirim 30 Ekor Sapi
Kota Metro kirim 30 ekor sapi sebagai bagian dari kerjasama Pemkot Metro dan Pemprov DKI Jakarta.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id, Metro - Kota Metro kirim 30 ekor sapi sebagai bagian dari kerjasama Pemkot Metro dan Pemprov DKI Jakarta.
Kepala Dinas Ketahan Pangan Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Metro Hery Wiratno mengatakan, pengiriman hasil produksi pertanian dan peternakan sebagai bagian dari langkah serius memajukan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Jakarta merupakan pasar terbesar yang menyumbang kepada perekonomian Indonesia sekitar 17 persen. Artinya daya beli besar pasarnya besar. Dengan adanya kerjasama ini, Metro mendapat pasar dan harga yang stabil," bebernya, Minggu (12/6/2022).
Dijelaskannya, produk yang telah dikirim berupa 30 ekor sapi, 10 ton beras pecah kulit, 6 ton telur, dan produk UMKM binaan.
"Tentu kita berharap, kerjasama ini terus berlanjut dan Kota Metro tidak lagi beorientasi pada produksi tapi market," tukasnya.
Baca juga: Motor Milik Mahasiswa di Bandar Lampung Hilang Dicuri saat Main ke Indekos Temannya
Baca juga: Pemkab Tulangbawang akan Evaluasi Program Ekonomi Kreatif Mandiri yang Diluncurkan Sejak 2018
Perihal maraknya wabah PMK (penyakit Mulut dan Kaki), ia mengaku, telah melakukan antispasi dan pemerikasaan kesehatan rutin melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Metro.
Dimana sapi telah diisolasi selama 14 hari dan dinyatakan sehat oleh dokter hewan.
Sementara Wali Kota Wahdi sebelumnya mengaku, perjanjian kerjasama telah ditandatangani antara dinas dan tiga BUMD Pangan DKI Jakarta serta empat Pelaku Usaha Kota Metro.
Adapun kerjasama antara BUMD Pangan DKI Jakarta dan pelaku usaha Kota Metro di antaranya Perumda Pasar Jaya dan Koperasi Konsumen Pertanian Metro Sejahtera.
Lalu, asal Perumda Dharma Jaya dan PT Superindo Utama Jaya, Perumda Dharma Jaya dan PT Kuasa Omega Raya, serta PT Food Station Tjipinang Jaya dan Gapoktan Sari Makmur.
(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)