Lampung Barat

Jelang Idul Adha 2022, Stok Hewan Kurban Lampung Barat 4.123 Ekor

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lampung Barat memastikan stok hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 2022 cukup.

Dok Protokol Pesisir Barat
Ilustrasi - Stok hewan kurban Lampung Barat mencapai 4.123 ekor jelang Hari Raya Idul Adha 2022. 

Tribunlampung.co.id, Lampung BaratStok hewan kurban jelang Idul Adha 2022 di Kabupaten Lampung Barat mencapai 4.123 ekor hewan ternak.

Sebanyak 29,3 persen dari stok hewan ternak itu  siap jual buat keperluan Hari Raya Idul Adha di Lampung Barat.

Atau sejumlah 1.208 ekor hewan ternak di Lampung Barat siap jual untuk kurban Idul Adha.

Atas kondisi stok tersebut, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lampung Barat memastikan stok hewan kurban jelang hari raya Idul Adha cukup.

"Hingga saat ini stok hewan kurban di Lampung Barat masih mencukupi," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ma'arif mewakili Kepala Disbunnak Lampung Barat Yudha Setiawan, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Dinas Peternakan Lampung Barat Imbau Warga Tak Beli Hewan Kurban dari Luar Daerah

Baca juga: Bupati Parosil Titip Doa pada Calon Jamaah Haji Asal Lampung Barat yang Berangkat ke Tanah Suci

Ma'arif mengungkap  rincian kesediaan 4.123 ekor hewan kurban  di Lampung Barat.

Terdiri dari domba sebanyak 98 ekor, kambing 3.755 ekor, dan sapi 270 ekor.

Seluruh ketersediaan itu tersebar di 15 Kecamatan yang ada di Lampung Barat.

Ditambahkan Ma'arif, dari ketersediaan 4.123 ekor itu yang siap jual sebanyak 1.208 ekor atau 29,3 persen.

"Untuk hewan kurban yang siap jual (terdiri dari) domba 60 ekor, kambing 920 ekor dan sapi 228 ekor," ujar Ma'arif.

"Jumlah itu bisa kita pastikan cukup, sebab jumlah itu belum final masih ada kemungkinan bertambah," imbuhnya.

Dia mengatakan, harga hewan kurban masih relatif setabil. Tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Meski saat ini wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak masih merebak.

"Untuk harga domba dan kambing masih berkisar di Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta, lalu untuk harga sapi berkisar Rp15 juta sampai Rp 30 juta," ungkapnya.

Ma'arif mengimbau kepada masyarakat agar lebih selektif dan tidak ceroboh dalam membeli hewan kurban. Mengingat penyebaran wabah PMK pada hewan sangat cepat.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli hewan kurban dari luar daerah, khususnya daerah yang sudah tercatat memiliki riwayat penyebaran wabah PMK," Kata Maarif.

Pihaknya juga sudah menempatkan petugas di perbatasan pinusan dan perbatasan dengan Oku Selatan, untuk mengantisipasi masuknya hewan kurban dari luar daerah.

"Untuk hewan kurban yang dibeli dari luar daerah harus melampirkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari pihak terkait," ucapnya.

(Tribunlampung.co.id/Saidal Arif)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved