Pringsewu

Stok Hewan Kurban Jelang Idul Adha di Pringsewu Lampung 7.100 Ekor

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pringsewu Budi Pramono memastikan stok hewan kurban di Kabupaten Pringsewu untuk Idul Adha cukup.

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Ilustrasi - Sapi kurban. Dinas Pertanian Pringsewu memastikan stok hewan kurban untuk Idul Adha cukup, sehingga tidak perlu mendatangkan dari wilayah lain. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Dinas Pertanian Pringsewu menyatakan stok hewan kurban mencukupi untuk kebutuhan Idul Adha 1443 H.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pringsewu Budi Pramono mengungkapkan, pihaknya telah mendata jumlah ketersediaan stok hewan kurban dalam rangka menghadapi Idul Adha.

Budi Pramono memastikan stok hewan kurban di Kabupaten Pringsewu untuk Idul Adha cukup.

"Hasil pendataan jumlah hewan ternak untuk stok kurban tahun ini mencukupi," ujar Budi. 

Ia menjelaskan, stok hewan ternak untuk kurban tahun ini mencapai 7.100 ekor. Rincinya, sapi dan kerbau totalnya berjumlah 1.700 ekor. Lalu stok kambing dan domba sebanyak 5.400 ekor. 

Baca juga: 99 KPM di Pringsewu Lampung Dapat Bantuan, Rumah Tidak Layak Huni Rp 1,48 M

Baca juga: Gelar Police Goes to Campus, Polres Pringsewu Ajak Mahasiswa jadi Contoh Tertib Berlalu Lintas

Jumlah tersebut terbilang mencukupi untuk kebutuhan hewan kurban di Pringsewu. Sehingga tidak perlu lagi mendatangkan hewan kurban dari luar daerah. 

Budi menjelaskan, saat ini pihaknya pun telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada hewan kurban. Dan sampai saat ini tidak ditemukan hewan yang derita penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Pemeriksaan dilakukan bersama-sama oleh pihaknya, puskeswan, dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas sebagai respon pencegahan penularan PMK.

"Kami sudah mendata untuk jumlah, sekaligus pemeriksaan ante mortem atau pemeriksaan fisik luar hewan ternak untuk kurban. Jadi sekalian didata maka diperiksa," ujar Budi. 

Pemeriksaan ante mortem sendiri adalah pemeriksaan yang tampak luar pada hewan ternak. Khusus untuk hewan kurban adalah persyaratan usia yang minimal satu tahun untuk kambing dan domba dan usia dua tahun untuk sapi atau kerbau. 

Untuk mengetahui hal itu adalah dengan pemeriksaan gigi hewan. Sedangkan pemeriksaan lainnya adalah kondisi fisik yang tidak cacat. Hal itu pun jadi syarat untuk hewan ternak untuk kurban. 

Pemeriksaan lainnya berupa kesehatan mulai dari mata, bulu, respon gerak sebagai tanda bahwa hewan tersebut sehat. Sedangkan untuk bobot tidak menjadi prioritas.

(Tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved