Berita Lampung
GAK Kembali Erupsi 2 Kali, Ketinggian Kolom Abu 1.000 Meter
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi, terhitung dua kali erupi hari ini. Kolom abu teramati mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Dilansir dari laman website magma.esdm.go.id, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi 2 kali hari ini (29/6/2022) dinihari hingga siang ini.
Erupsi pertama terjadi pada pukul 02.09 WIB.
Visual erupsi itu tidak teramati lantaran tertutup kabut.
Terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 24 detik.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 04.36 wib.
Baca juga: Tak Pakai Helm, Dominasi Pelanggaran Operasi Patuh Krakatau 2022 Lampung Selatan
Baca juga: GAK Kembali Erupsi, Terjadi 94 Kali Gempa dalam Waktu 6 Jam
Kolom abu teramati mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung atau 1.157 di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah utara.
Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 77 detik.
Dilihat dari siaran langsung cctv kanal Youtube Janur Merapi, erupsi Gunung Anak Krakatau ini mengeluarkan lava pijar berwarna merah.
Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan Andi Suardi mengatakan, Lava Pijar yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau pada erupsi itu mencapai ketinggian 5 sampai 10 meter.
"Subuh tadi keluarkan Lava Pijar waktu pas erupsinya," katanya.
"Sebanyak 5 sampai 10 meter lah ketinggian apinya," ujarnya.
Andi menuturkan, hingga pukul 11.00 WIB ini, aktifitas Gunung Anak Krakatau masih cenderung fluktuatif.
Material vulkanik yang dikeluarkan berupa asap berwarna Abu-abu.
"Ini beberapa hari lalu memang kegempaannya cukup tinggi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/GAK-kembali-erupsi-2-kali-ketinggian-kolom-abu-1000-meter.jpg)