Berita Lampung

6 Jam 30 Kali Gempa, Gunung Anak Krakatau Siaga

Situs magma.vsi.esdm.go.id merinci gempa yang diakibatkan Gunung Anak Krakatau alias GAK Lampung Selatan.

Dokumentasi warga Pulau Sebesi
Gunung Anak Krakatau. Selama enam jam terjadi 30 kali gempa. Kini status Gunung Anak Krakatau siaga. 

Erupsi 2 Kali Pada 29 Juni 2022

Dilansir dari laman website magma.esdm.go.id, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi 2 kali pada Rabu, 29 Juni 2022 dini hari hingga siang.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 02.09 WIB.

Visual erupsi itu tidak teramati lantaran tertutup kabut.

Terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 24 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 04.36 wib.

Kolom abu teramati mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung atau 1.157 di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 77 detik.

Dilihat dari siaran langsung cctv kanal Youtube Janur Merapi, erupsi Gunung Anak Krakatau ini mengeluarkan lava pijar berwarna merah.

Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan Andi Suardi mengatakan, Lava Pijar yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau pada erupsi itu mencapai ketinggian 5 sampai 10 meter.

"Subuh tadi keluarkan Lava Pijar waktu pas erupsinya," katanya.

"Sebanyak 5 sampai 10 meter lah ketinggian apinya," ujarnya.

Andi menuturkan, hingga pukul 11.00 WIB ini, aktifitas Gunung Anak Krakatau masih cenderung fluktuatif.

Material vulkanik yang dikeluarkan berupa asap berwarna Abu-abu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved