UMKM Lampung

Masih Pandemi Covid-19, Narish Tetap Berani Buka Usaha Ling Kafei di Bandar Lampung

Nyi Ayu Ratna Kharisma bersama rekannya memberanikan diri membuka kafe bernama Ling Kafei meskipun masih pandemi Covid-19.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Nyi Ayu Ratna Kharisma atau biasa disapa Narish menceritakan awal membangun Ling Kafei dalam Bincang UMKM Tribun Lampung, Sabtu (23/7/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tanggal 8 Oktober 2021, Nyi Ayu Ratna Kharisma bersama rekannya memberanikan diri membuka kafe bernama Ling Kafei di Jalan Pulau Morotai Nomor 18A, meskipun sedang pandemi Covid-19.

"Kalau tidak berani, kapan lagi mau buka Ling Kafei? Sedangkan kita tidak pernah tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir," kata gadis yang akrab disapa Narish itu dalam Bincang UMKM, Sabtu 23 Juli 2022.

Modal untuk membuka Ling Kafei berasal dari uang yang dikumpulkan Narish dan rekannya selama bekerja di kafe lain. 

Modal itu dikumpulkan sedikit demi sedikit, itu sebabnya Narish dan rekannya membuka Ling Kafei bertahap. 

Di awal membuka Ling Kafei, Narish dan rekannya menggencarkan banyak promo menarik, seperti beli satu gratis satu, potongan harga, dan sebagainya.

Baca juga: Barista Lampung Narish Suka Pakai Crop Sweater dan Hoodie

Promo itu disampaikan di Instagram, What's app, dan dari mulut ke mulut.

Promo itu bertujuan agar Ling Kafei bisa dikenal dan diingat masyarakat luas.

Sebab prinsip Narish dan rekannya, yang penting Ling Kafei dikenal dan selalu diingat masyarakat dulu.

Tidak usah memikirkan dulu seberapa banyak untung yang akan didapat dari Ling Kafei.

Selain itu, Narish dan rekannya juga berusaha meyakinkan semua konsumennya kalau semua menu yang dijual di Ling Kafei rasanya enak dan harganya murah.

Sebab, sebelum menu-menu itu dijual, menu-menu itu lebih dulu dicicip rasanya. 

Kalau rasanya belum enak menu-menu itu tidak akan dijual, dan akan terus diolah lagi hingga rasanya enak

Setelah yakin rasanya enak, barulah menu-menu itu dijual.

"Setelah menu-menu itu dijual pun kami masih terus menerima saran dan kritik dari konsumen mengenai rasa menu-menu itu," kata Narish. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved