Berita Lampung
RSUD Abdul Moeloek Lampung Terima Tiga Guru Besar dari Hanyang University Korea Selatan
Tiga guru besar dari Hanyang University Korea Selatan melihat fasilitas yang dibutuhkan agar dapat melaksanakan kurikulum untuk diajarkan.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - RSUD Abdul Moeloek Lampung terima tiga guru besar dari Hanyang University Korea Selatan untuk belajar penanganan penyakit infeksi.
Direktur Utama RSUD Abdul Moeloek Lampung Lukman Pura mengatakan, kedatangan tiga guru besar dari Hanyang University Korea Selatan untuk belajar sekaligus melihat fasilitas penanganan penyakit infeksi dan tropis.
"Jadi Asian Development Bank (ADB) bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, mereka mau mengadakan workshop tentang kurikulum penyakit infeksi," ujar Direktur Utama RSUD Abdul Moeloek Lampung, Jumat (13/08/2022).
Namun, tiga guru besar dari Hanyang University Korea Selatan melihat fasilitas yang dibutuhkan agar dapat melaksanakan kurikulum untuk diajarkan kepada mahasiswa yang sedang koas.
Kerjasama dengan pihak RSUDAM ini menjadi satu tujuan sebagai bahan diskusi.
Baca juga: Kejari Pringsewu Periksa Saksi Dugaan Mark Up Pengadaan Alat Prokes Pilkakon
Baca juga: Kapolda Lampung Atensi Pemanggilan Reihana, 22 Orang Sudah Diperiksa Terkait Anggaran Diskes
"Dengan kita dikunjungi guru besar dari Hanyang University dan ADB ini merupakan kebanggaan," kata dr Lukman
Terlebih, jika kerjasama bisa membantu program workshop.
Harapannya, RSUD Abdul Moeloek Lampung bisa menjadi tempat pelatihan, pembelajaran, ataupun tempat penelitian.
"Program ini dibiayai ADB,"
"Tiga guru besar yang datang ke Lampung itu Prof Bongyoung, Prof Jeahoon dan Kyun Hub Yoo," ujarnya.
Sementara Wadir Umum dan Keuangan RSUD Abdul Moeloek Lampung Elitha M Utari menjelaskan, saat ini pihaknya sangat intens dalam peningkatan kualitas nakes.
Apalagi RSUD Abdul Moeloek Lampung berperan sebagai RS pendidikan.
Baca juga: Metro Kembali Tarik PBB-P2 Setelah Sebelumnya Sempat Dihentikan karena Penolakan
Baca juga: Pria 57 Tahun di Pringsewu Nekat Akhiri Hidup, Korban Sempat Pamit Hendak Bekerja ke Lahat
"Sudah banyak kerjasama dengan universitas skala nasional dan internasional,"
"Hari ini ada pihak dari Hanyang University datang ke RSUDAM untuk belajar tentang penyakit infeksi dan tropis," kata Utari.
Pihaknya akan mengembangkan layanan khusus untuk penyakit infeksi baru.
Dimana saat pandemi Covid-19, RSUD Abdul Moeloek Lampung mendapatkan bantuan gedung PUPR yang khusus untuk penanganan Covid-19.
"Saat ini bisa dimanfaatkan untuk penyakit infeksi yang lain atau baru," kata Utari
Ketua Pelaksana dari Universitas Lampung dr Dian Isti Anggraini menambahkan, kegiatan tersebut untuk mengembangkan pendidikan kurikulum dokter.
Terutama terkait penyakit infeksi tropis seperti Covid-19.
"Mereka melihat pendidikan kedokteran di RSUDAM tentang pengembangan serta implementasi seperti Covid-19 ataupun cacar monyet lainnya," kata Dian.
Nantinya mereka akan tahu bagaimana cara menghadapi penyakit tersebut.
"Jadi Hanyang University dan ADB memilih Indonesia di Unila dan Vietnam sebagai tempat belajar tentang penanganan penyakit infeksi," tuntasnya.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)