Pemilu 2024
Profil Sumarsono, Ketua DPRD Lampung Tengah Merintis Kebun Edukasi Perjuangan
Karena kondisi ekonomi, Sumarsono yang kini jabat ketua DPRD Lampung Tengah, massa sekolah nyaris tidak pernah menikmati uang saku tiap harinya.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono merupakan sosok wakil rakyat yang menjadi inspirasi masyarakat, terutama yang ingin bercocok tanam dan beternak di Bumi Beguai Jejamo Wawai.
Semasa kecil, Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono yang lahir 1 April 1969 dari pasangan Sastro dan Subani ini, tinggal bersama orangtua dan enam saudaranya.
Sumarsono juga dikenal sebagai anak yang agak bandel. Karena kerap kali diomeli dan dinasehati orang tua.
Karena kondisi ekonomi, Sumarsono yang kini jabat ketua DPRD Lampung Tengah, massa sekolah nyaris tidak pernah menikmati uang saku setiap harinya.
Tahun 1987, Sumarsono lulus dari STM Banyuwangi (sekarang SMKN 1 Glagah). Setelah lulus, ia memutuskan untuk nekat merantau.
Baca juga: Pilkakam Serentak di Lampung Tengah, 5 Kampung akan Gunakan e-Voting
Baca juga: DPRD Lampung Tengah Berencana Bentuk Pansus Infrastruktur, Soroti Jalan Rusak Parah
Ketika merantau di Lampung, Sumarsono diterima bekerja di sebuah bengkel mobil bernama Yours. Di bengkel tersebut, dia bekerja selama 6 bulan.
Setelah 6 bulan, Sumarsono dipercaya mengelola bengkel tersebut.
“Setelah setahun lebih mengelola, saya memutuskan untuk berani membuka bengkel sendiri. Saya punya 15 pegawai waktu itu,” kata pria perantau asal Banyuwangi.
Di usia 22 tahun, tepatnya pada tahun 1991, Sumarsono menikah dengan Eliyani dan kini dikaruniai dua orang anak, Ananta Wicaksono dan Anindya Kurnia Putri.
Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Tingkat II Lampung Tengah, Sumarsono memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bercocok tanam dan beternak yang benar agar hasil panennya maksimal.
“Hal tersebut dilakukan karena tujuan awal saya mencalonkan diri sebagai anggota dewan adalah berupaya mensejahterakan masyarakat melalui edukasi pertanian dan peternakan yang ia miliki." kata Ketua DPRD.
“Jadi, bagi masyarakat yang ingin diskusi mengenai pertanian dan peternakan silahkan datang ke Kebun Edukasi Perjuangan di Seputih Jaya.
Baca juga: Residivis Curat di Lampung Tengah Digelandang Polisi 2 Jam Setelah Aksi Pencurian
Baca juga: Pengendara Mobil Innova di Lampung Tengah Nekat Telan Sabu Seplastik
Asalkan diwaktu libur kerja, saya siap kapanpun menyalurkan ilmu pertanian dan peternakan yang saya miliki,” ujar Ketua DPRD Lamteng.
"Ini janji dan komitmen saya yang harus dijalankan,” tambah pria kelahiran Banyuwangi tersebut.
Alasan Sumarsono memberi nama Kebun Edukasi Perjuangan, karena apa saja ada di situ.