Berita Lampung
3 Pemuda di Lampung Selatan Curi Motor RX King, Nasibnya Kini Ditangan Polisi
Para pelaku kini harus berurusan dengan polisi jajaran Polres Lampung Selatan karena perbuatannya curi motor Yamaha RX King.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Tiga pemuda di Lampung Selatan nekat curi motor Yamaha RX King subuh-subuh.
Para pelaku kini harus berurusan dengan polisi jajaran Polres Lampung Selatan karena perbuatannya curi motor Yamaha RX King.
Pasalnya, korban yang kehilangan Yamaha RX King melapor ke polisi. Peristiwa curi motor itu terjadi Jumat (5/8/2022) pukul 04.00 WIB di Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Ketiga pelaku yang diduga curi motor Yamaha RX King adalah RDS (22) warga Dusun Lestari I, Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan
MAE (20) warga Jalan Dua Sentot, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Baca juga: Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa Hijrah ke Partai Gerindra
Baca juga: Gerebek Judi Koprok di Lampung Selatan, Polisi Hanya Berhasil Amankan 1 Pelaku
Serta Ri (22) warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung.
Sementara korbannya, MF (17) warga Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Korban melapor ke Polsek Tanjung Bintang atas motor Yamaha RX King yang hilang tersebut.
Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Martono menuturkan saat kejadian itu motor korban diparkirkan dalam rumah.
"Korban memarkirkan motornya Yamaha RX King bernomor polisi B 6084 UD miliknya di dalam rumah, posisinya di dapur rumah," katanya
Saat itu, lanjut dia, korban pulang dari bekerja. Sekitar pukul 02.00 WIB korban masih melihat motornya.
"Lalu korban ke kamar untuk tidur," ujarnya.
Baca juga: Truk Paket Terbakar di Jalan Tol Lampung Selatan, JNE Tanggung Jawab
Baca juga: Polres Lampung Selatan Tangkap Pelaku Judi Togel di Kalianda
Martono menambahkan sekitar dua jam kemudian, korban terbangun dari tidurnya.
"Saat terbangun korban melihat motornya sudah tidak ada di dapur rumahnya," katanya
Korban memeriksa jendela dapur, sudah dalam keadaan terbuka dengan cara dicongkel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tiga-Pelaku-Diborgol.jpg)