Berita Lampung
Pria Paruh Baya Tewas Tenggelam di Pantai Karet Kalianda Lampung Selatan
Didik Safsidi (58) ditemukan meninggal dunia tenggelam di pantai Karet Kalianda Lampung Selatan, sempat minta tolong.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Didik Safsidi (58) ditemukan meninggal dunia tenggelam di laut Dusun Karet, Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Korban Didik Safsidi (58) didapatkan sudah dalam kondisi meninggal dunia tenggelam sekitar pukul 8.00 WIB.
Korban Didik Safsidi yang merupakan warga daerah Karet, Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan ini diduga alami keram perut saat berenang.
Menurut keterangan saksi bernama Hendra (40), saat dirinya mandi atau berenang di laut, tiba-tiba korban melambaikan tangan seperti meminta tolong.
"Kami sempat melihat lambaian tangan dan mendengar teriakan korban, namun samar-samar karena terhalang suara ombak," katanya.
Baca juga: Protokol Unila Bawa Kotak Kuning Masuk ke Rumah Mewah Prof Karomani di Bandar Lampung
Baca juga: Kurang dari Satu Jam, Damkar Atasi Kebakaran di Lampung Selatan
"Kurang lebih jarak korban tenggelam dengan jarak kami yang berada di bibir pantai sekitar 100 meteran," ujarnya.
"Lalu ada salah satu warga yang berani berenang mengampiri korban dan berhasil menarik korban ke tepi," ucapnya.
Hendra mengatakan saat ditarik ke pinggir korban tidak sadarkan diri.
"Lalu Korban langsung dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda," katanya.
"Di tengah perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir," ujarnya.
Hendra mengatakan menurut informasi sebelum mandi atau berenang korban mengeluhkan kondisi badannya kurang sehat.
"Karena kondisi kurang sehat itulah, niat korban mandi di laut dengan harapan agar badannya segar kembali," ujarnya.
Baca juga: Harga Telur Ayam Naik Jadi Rp 30 Ribu per Kg di Metro, Disdag Akan Lakukan Penetrasi Pasar
Baca juga: Ketua DPRD Lamteng Dampingi Ketua DPR RI Puan Maharani Tinjau Pabrik Nanas PT GGP
Kapolsek Kalianda Iptu Sugianto mengatakan awalnya korban hendak mandi atau berenang di pantai tersebut untuk kesehatan.
"Pada Rabu (24/8/2022) sekitar pukul 7.15 WIB korban sedang mandi atau berenang di laut Karet, Kelurahan Kalianda seorang diri," kata Sugianto.
"Lalu sekitar pukul 8.00 WIB beberapa orang yang sedang berada di pinggir pantai melihat korban melambai-lambaikan tangan meminta bantuan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Warga-Kalianda-tenggelam-di-pantai-Karet-Kalianda.jpg)