Berita Lampung
Seorang Ayah Pakai Senpi Rakitan Bak Koboi, Tembaki 2 Orang di Lampung Timur
Sikap nekat ayah di Lampung Timur bak koboi menembaki pakai senpi rakitan tersebut, tersulut emosi karena anaknya ribut dengan orang lain.
"SHL ini membawa senpi tadi dengan diselipkan di pinggang depan sebelah kanan dan ternyata ia juga membawa sebilah laduk yang di gantung motornya," paparnya.
Sesampainya di depan rumah RD, tersangka SHL langsung diserang dengan menggunakan golok oleh RD dan AS.
"Kemudian, tersangka (SHL) merobohkan sepeda motornya dan si AS langsung mengambil golok milik SHL yang digantung di sepeda motor," ucap Iptu Johannes.
"Dan seketika, tersangka SHL langsung menembakkan senpinya ke arah ke dua korban sebanyak 4 kali dan mengenai kedua korban," sambungnya.
Lalu, kedua korban lari meninggalkan tersangka, sedangkan tersangka langsung pulang menuju rumahnya.
"Ketika diperjalanan pulang ke rumahnya, tersangka SHL berhenti dan membuang slongsong amunisi yang ada di dalam senpi sebanyak 4 butir di sungai Desa Negeri Agung dan mengisinya lagi dengan peluru sisanya yakni sebanyak 2 butir," katanya.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami perawatan di rumah sakit.
"AS mengalami luka tembak di lengan kiri bagian atas dan dirawat di RSUD Sukadana, sementara RD mengalami luka tembak di bawah ketiak sebelah kiri dan dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung," timpalnya.
Setelah mendapatkan informasi dan laporan dari kejadian tersebut, polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka SHL.
"Kemarin (Sabtu, 26/8/2022), langsung kita lakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya tanpa perlawanan," tuturnya.
"Saat ini pelaku telah kita amankan dan sedang dalam proses kita," katanya.
Selain itu, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari kejadian tersebut.
"Barang buktinya berupa satu pucuk senpi rakitan jenis revolver beserta dua butir amunisi cal 38 aktif," tukasnya.
(Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi)