Rektor Unila Ditangkap KPK
Dekan Fakultas Kedokteran Unila Prof Dyah Buru-buru Pergi Usai Diperiksa KPK
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) Prof Dyah Wulan Sumekar bungkam ditanya awak media dan buru-buru pergi.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Dirinya mengaku dicecar puluhan pertanyaan setebal delapan halaman.
Prof Irwan Sukri Banuwa memasuki Mapolda Lampung dari pukul 10.00 WIB, dan baru selesai menjalani pemeriksaan pada 16.00 WIB.
Pertanyaan tersebut terkait PMB.
Dekan Fakultas Pertanian tersebut ditanya juga apakah tahu atau tidak penyebab mantan Rektor Unila Prof Karomani terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK.
Dia menjawab tidak tahu soal PMB Fakultas Kedokteran dan tidak ikut-ikutan, karena bukan termasuk panitia penerimaan.
"Saya jawab banyak yang tidak tahunya kepada penyidik KPK, karena tidak terlibat," kata Prof Irwan
"Saya duluan selesai diperiksanya, masih ada dekan lainnya (yang sedang diperiksa)," tambahnya.
Dia berharap pasca pemeriksaan Unila bisa lebih baik lagi, pulih dengan cepat dan bangkit lebih kuat.
"Alhamdulillah selesai kita, masih ada dekan lainnya sepertinya ada tujuh orang lagi," kata Prof Irwan.
Periksa Delapan Saksi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa delapan saksi atau pegawai terkait tindak pidana korupsi (TPK) di Mapolda Lampung.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri via WhatsApp, Kamis (15/9/2022), melalui pesan WhatsApp, mengatakan, hari ini
dilakukan pemeriksaan saksi TPK suap oleh penyelenggara negara, atau yang mewakilinya, terkait penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) tahun 2022 yang menyeret mantan Rektor Unila Prof Karomani (KRM).
KPK memeriksa Tri Widioko, staf Pembantu Rektor I Unila (Heryandi).
Prof Dr Dyah Wulan Sumekar yang menjabat Dekan Fakultas Kedokteran, M Fakih Dekan Fakultas Hukum.
Lalu Prof Patuan Raja selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kemudian Helmy Fitriawan selaku Dekan Fakultas Teknik. dosen Mualimin, dan Kepala Biro Perencanaan dan Humas Universitas Lampung Budi Utomo.
"Terakhir yakni Dekan Fakultas Pertanian Prof Irwan Sukri Banuwa," kata Ali Fikri.
(Tribunlampung.co.id/ Bayu Saputra)