Berita Terkini Nasional

KPK OTT Hakim Agung MA, Barang Bukti Ada Mata Uang Asing

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan alias OTT. Kali ini terhadap hakim agung di Mahkamah Agung atau MA.

Tribunnews.com/Abdul Qodir
Foto ilustrasi, gedung Mahkamah Agung di Jalan Medan Merdeka Utara No 9-13, Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan alias OTT. Kali ini terhadap hakim agung di Mahkamah Agung atau MA. 

OTT ini terkait dugaan tindak pidana suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di MA.

"KPK bersedih harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan."

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum," kata Nurul Ghufron dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Ghufron mengatakan dunia peradilan dan hukum di Indonesia semestinya berdasar bukti, tapi faktanya masih tercemari uang. 

Menurut dia, para penegak hukum harusnya menjadi pilar keadilan bagi bangsa, tapi malahan menjualnya dengan uang. 

"Padahal sebelumnya KPK telah melakukan pembinaan integritas di lingkungan Mahkamah Agung."

Baca juga: Cerita di Balik Foto Masa Kecil Brigadir J dan Kisah Perjalanan Keluarga

Baca juga: Cuaca Lampung Hari Ini 22 September 2022 Sebagian Besar Wilayah Cerah Berawan

"Baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya, harapannya tidak ada lagi korupsi di MA," katanya. 

"KPK berharap ada pembenahan yang mendasar jangan hanya kucing-kucingan, berhenti sejenak ketika ada penangkapan namun kembali kambuh setelah agak lama," Ghufron menambahkan.

Daftar Nama Hakim Agung

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada hari ini, Kamis (22/9/2022).

OTT KPK secara paralel di Jakarta dan Semarang.

Satu di antara pihak yang tercokok dalam giat OTT kali ini adalah seorang hakim agung di Mahkamah Agung (MA).

"Benar KPK hari ini melakukan giat tangkap tangan terhadap beberapa orang di Jakarta dan Semarang berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Selain seorang hakim agung di MA, tim KPK turut mengamankan sejumlah uang. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved