Berita Lampung

Murid SD Korban Asusila Penjaga Sekolah di Pesisir Barat Dapat Pendampingan

"Kamis kemarin kita mendampingi keluarga korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Barat," ungkap Kepala DPPAKB Pesisir Barat Budi.

tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Kepala Dinas PPPAKB Pesisir Barat dr. Budi Wiyono mengungkap bahwa pihaknya melakukan pendampingan terhadap murid SD korban asusila penjaga sekolah. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Pesisir Barat dampingi korban kasus asusila di bawah umur yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Pesisir Barat Lampung.

Kepala DPPAKB Pesisir Barat dr. Budi Wiyono mengatakan, pada Kamis (22/9/2022) kemarin pihaknya bersama kelurga korban telah melaporkan kejadian asusila tersebut ke Polres Lampung Barat.

"Kamis kemarin kita mendampingi keluarga korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Lampung Barat," ungkap Kepala Dinas DPPAKB Pesisir Barat dr. Budi Wiyono.

"Korban yang kita laporkan berjumlah empat orang," sambungnya.

Menurutnya, para korban sendiri saat ini secara pisikis dalam keadaan sehat dan tidak perlu dilakukan rujukan ke pisikolog klinis di Provinsi Lampung.

Baca juga: Jaksa Sebut Kerugian Negara Akibat Proyek Bermasalah di Pesisir Barat Rp 15 M

Baca juga: Polisi Bongkar Illegal Fishing 3000 Benih Lobster di Pesisir Barat Lampung

Lanjut Budi, Selain mendampingi keluarga untuk melapor ke pihak berwajib, pihaknya juga berkomitmen untuk mengawal kasus tersebut sampai selesai.

"Artinya kita akan lakukan pendampingan terhadap korban untuk menghadapi kasus ini," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah memberitahukan pihak keluarga, apabila korban ditemukan ada kelainan atau gejala trauma yang bersifat pisikis untuk melaporkan hal tersebut kepihaknya.

Agar hal tersebut bisa langsung ditangani untuk dilakukan tindakan.

Budi juga tidak memungkiri jika ada kemungkinan jumlah korban asusila dibawah umur itu bertambah.

Mengingat kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Berdasarkan keterangan dari anak-anak tersebut, kemungkinan akan ada penambahan jumlah korban," kata dia.

Baca juga: Penjaga Sekolah Rudapaksa Murid SD di Pesisir Barat, Korban Dilaporkan 4 Orang

Baca juga: Tingkatkan PAD, Bapenda Pesisir Barat Pasang Tapping Box di Hotel dan Restoran

Budi melanjutkan, terduga pelaku sendiri berinisial BN bertugas sebagai penjaga sekolah di SD N tersebut.

Saat ini ia masih tercatat sebagai pegawai honorer kontrak daerah (Honda) di Pesisir Barat Lampung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved