Berita Lampung

Roadshow Bus KPK di Lampung Selatan Ajak Tolak Gratifikasi lewat Darat dan Udara

KPK menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi di Kantor Pemkab Lampung Selatan diikuti seluruh jajaran pemeerintahan.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Kegiatan Roadshow Bus KPK di Lampung Selatan mengajak semua pihak tolak gratifikasi dan itu harus dikendalikan. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Roadshow Bus KPK di Lampung Selatan menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi.

Sosialisasi pengendalian gratifikasi disampaikan KPK saat pertemuan dengan seluruh jajaran lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Roadshow Bus KPK di Lampung Selatan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan korupsi.

Sosialisasi tersebut mengenai pengendalian gratifikasi disampaikan Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK.

Sosialisasi pengendalian gratifikasi merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lampung Selatan.

Baca juga: Bawaslu Lampung Tegaskan Tak akan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum Pemilu 2024

Baca juga: Tempat Wisata di Lampung, Kolam Renang Pesawaran City Lokasi Strategis Pengunjung Luar Daerah

Pada kesempatan itu, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Sugiarto mengatakan, Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka penguatan integritas antikorupsi serta pengendalian gratifikasi.

"Sosialisasi ini dinilai penting karena dapat memperkuat dan meningkatkan pemahaman di Kabupaten Lampung Selatan terkait pengendalian gratifikasi," ujar Sugiarto, Selasa (27/9/2022)

Sugiarto juga menuturkan, pengendalian gravitasi adalah bagian dari upaya pembangunan suatu sistem pencegahan korupsi.

"Dengan tujuan untuk mengendalikan penerimaan gratifikasi secara transparan dan akuntabel," katanya.

"Melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif seperti pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk membentuk lingkungan pengendalian gratifikasi," ujarnya.

Sugiarto mengatakan gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas, yang mempersembahkan pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, kredit tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, cuma-cuma, dan fasilitas lainnya.

Lebih lanjut, Sugiarto menyampaikan manfaat pengendalian gratifikasi bagi individu yaitu membentuk pegawai yang berintegritas dan meningkatkan kesadaran pegawai untuk menolak gratifikasi.

Baca juga: Satres Narkoba Polres Lampung Selatan Ungkap 86 Laporan dengan Jumlah Tersangka 109 Orang

Baca juga: Tanamkan Nilai-nilai Antikorupsi di Masyarakat, KPK RI Sambangi Lampung Selatan

"Manfaat pengendalian gratifikasi bagi suatu instansi untuk membentuk citra positif dan kredibilitas instansi serta mendukung terciptanya lingkungan pengendalian yang kondusif dalam pencegahan korupsi," katanya.

"Manfaat pengendalian gratifikasi masyarakat yaitu untuk memperoleh layanan dengan baik tanpa memberikan gratifikasi maupun uang pelicin, suap ataupun pemerasan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved