Berita Lampung
Kecurigaan Guru Bongkar Kelakuan Ayah Tiri Rudapaksa Siswi SMP di Mesuji
Sang guru di Mesuji tersebut mendatangi dan menyarankan ibu dari siswi SMP ini memeriksakan putrinya ke puskesmas.
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Kelakuan ayah tiri rudapaksa siswi SMP di Mesuji Lampung terbongkar bermula dari kecurigaan guru.
Guru siswi SMP di Mesuji curiga dengan perbedaan fisik anak didiknya yang alami perubahan drastis.
Sehingga sang guru di Mesuji tersebut mendatangi dan menyarankan ibu dari siswi SMP ini memeriksakan putrinya ke puskesmas.
Sang ibu pun mengikuti saran guru putrinya langsung menuju puskesmas.
Atas hasil pemeriksaan itu lah baru diketahui bahwa perubahan fisik siswi SMP karena sedang mengandung.
Baca juga: Ibu di Mesuji Syok Dengar Pengakuan Anaknya Masih SMP, Hamil Akibat Ayah Tiri
Baca juga: Harga Cabai di Mesuji Turun di Angka Rp 36 Ribu per Kilogram
Betapa terkejutnya ibu begitu mendengar pengakuan putrinya, bahwa jabang bayi yang dikandung itu hasil perbuatan ayah tiri.
Atas keterangan putrinya itu, sang ibu baru mengetahu tabiat suaminya (ayah tiri anak). Alhasil melapor ke polisi.
Tekab 308 Presisi Polres Mesuji Polda Lampung meringkus ayah tiri yang tega rudapaksa siswi SMP hingga mau melahirkan, karena ketahuan sudah hamil 9 bulan.
Pelaku rudapaksa sendiri adalah ayah tiri inisial RO (49) warga Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Sedangkan korbannya berinisial KA (12), merupakan siswi SMP di wilayah Mesuji.
"Untuk korbannya itu anak tiri dari pada pelaku (rudapaksa), yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP)," ujar Kasat Reskrim Polres Mesuji Mesuji IPTU Fajrian Rizki mewakili Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo, Minggu (9/10/2022).
Fajrian menjelaskan awal mula perbuatan bejat ayah tiri pelaku rudapaksa terhadap siswi SMP itu diketahui saat gurunya mencurigai kondisi tubuh korban yang kian membesar.
Saat itu Ibu gurunya menanyai korban “Kenapa kok badan mu keliatan besar lalu dijawab oleh korban ngga papa bu," ujarnya menceritakan.
Baca juga: Siltap 53 Desa di Mesuji Lampung Terancam Tertunda Pembayarannya
Baca juga: Aparatur Pemkab Mesuji Gelar Bersih-bersih Masjid Agung dan Wisata Religi
Karena guru tersebut merasa curiga keesokan harinya pada Jumat sekira pukul 11.30 WIB guru tersebut datang ke rumah korban.
Kedatangannya itu untuk menanyakan perihal perubahan fisik yang dialami anak didiknya.
"Saat itu guru tersebut menyarankan agar diperiksakan ke Puskesmas, lalu Ibu bersama korban pergi ke Puskesmas Sidang Iso Mukti untuk memeriksakannya," jelasnya.