Berita Lampung

WBP Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung Lomba MTQ Peringati Maulid Nabi Muhammad

WBP di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 Hijriah di aula lapas, Senin.

Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung, Selasa (11/10/2022). WBP Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung lomba MTQ Peringati Maulid Nabi Muhammad. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 Hijriah di aula lapas, Senin (11/10/2022).

Perwakilan WBP memainkan rebana dan melantunkan salawat saat dibukanya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H/2022.

Dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran dan tausyiah dari ustadz Zain.

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung Porman Siregar menjelaskan, untuk kegiatan yang dilakukan saat ini adalah pembukaan kegiatan kerohanian Islam dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ada beberapa perlombaan yang digelar diantaranya Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran ( MTQ ), Lomba Adzan, Lomba Hafalan Asmaul Husna dan Lomba Kultum.

Kegiatan lomba dilaksanakan selama 7 hari di Masjid Al-Hidayah lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Baca juga: Operasi Zebra Krakatau 2022 Polres Lampung Selatan Utamakan Sanksi Teguran

Baca juga: Pemprov Lampung Optimalkan Penyaluran Sisa Kuota Pupuk Subsidi untuk Masa Tanam

"Melalui perlombaan ini kami berharap Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung di tahun depan bisa mengikuti MTQ tingkat lapas/ rutan se- Lampung," ujar Porman di lokasi pembukaan, Selasa (11/10/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan jika di dalam lapas pihaknya juga terus melakukan pembinaan rutin terhadap warga binaan.

Dalam hal ini berupa pembinaan kemandirian melalui berbagai pelatihan yang diberikan dan pembinaan kerohanian maupun kepribadian, salah satunya melalui peringatan Maulid Nabi.

"Melalui pembinaan kerohanian Islam di momen Maulid Nabi Muhammad SAW, kita berharap para warga binaan bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah," papar Porman.

Sehingga ke depan saat kembali ke tengah masyarakat, terusnya, warga binaan memiliki perilaku maupun kepribadian yang lebih baik lagi.

Pihak lapas tidak membatasi jumlah peserta yang terlibat dalam perlombaan. Bahkan semakin banyak yang mengikuti menurutnya akan semakin baik.

"Tadi panitia menyebut peserta lomba ada 56 orang, tapi saya persilahkan kepada warga binaan lainnya yang ingin mengikuti kegiatan ini," tuturnya.

Ustadz Zain berharap kegiatan kerohanian ini bisa menjadi wadah tarbiyah Islamiah bagi para warga binaan.

"Agar warga binaan ini kerohaniannya lebih baik lagi. Terkait lomba agar tidak hanya sekedar lomba tapi bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," harap Ustadz Zain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved