Pengeroyokan Pemuda di Bandar Lampung

DF Akui Cuma Diajak dan Pukul Dua Kali Pria Bertato di Bandar Lampung

DF mengakui menarik baju dan pukul korban dalam pengeroyokan hingga menyebabkan Saiful Anwar tewas.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Adit Priyanto saat mengintrogasi pelaku DF di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (7/11/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tersangka DF (16) mengakui turut mengeroyok korban Saiful Anwar hingga tewas.

Kemudian DF juga mengakui menarik baju dan pukul korban dalam pengeroyokan hingga menyebabkan Saiful Anwar tewas.

Sedangkan DF membantah turut menusuk korban, penusukan terhadap Saiful Anwar hingga tewas dilakukan temannya.  

Warga Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung ini jelaskan hal itu saat Polresta Bandar Lampung gelar ekspos.

"Saya akui hanya diajak untuk keroyok korban, dan saya hanya pukul korban di bagian tubuh sebanyak dua kali," kata DF.

Ia jelaskan hanya memukul korban dua kali.

Baca juga: Polresta Tetapkan Dua Pelaku Pengeroyok Pria Bertato sebagai DPO

Baca juga: Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Bantah Turut Gratifikasi Kasus Mantan Rektor Unila

"Kejadian pengeroyokan itu saya hanya diajak dan pukul korban di bagian tubuh cuma dua kali," kata DF.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian cuma menarik baju korban serta memukul dua kali saja dan tidak lebih.

DF mengatakan, pelaku penusukan korban adalah DV.

"Jadi DV pelaku penusukan dengan menggunakan pisau di bagian wajah korban," kata DF.

Selain itu, DF mengatakan, tidak kenal dengan korban dan hanya tahu namanya saja.

"Setelah kejadian saya langsung pergi sendirian ke Pekalongan, Jawa Tengah, tempat paman dengan naik bus," kata DF.

Sebelumnya, Polresta Bandar Lampung mencatat Saiful Anwar (27) warga Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung memiliki catatan kriminal di Mapolresta Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto mengatakan, korban penusukan memiliki catatan kriminal di Mapolresta Bandar Lampung.

"Korban memiliki catatan kriminal dan juga serangkaian tindak pidana di Bandra Lampung," kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved