Berita Lampung

Seorang Mantan Siswi MAN I Krui Lampung Kabur dari Rumah usai Dikeluarkan dari Sekolah

 Mantan siswi MAN I tersebut tidak ditemukan usai meninggalkan rumahnya, lantas orang tua melaporkan ke Polsek Pesisir Tengah.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dok Polsel Pesisir Barat
Surat laporan kehilangan orang dari orang tua salah satu mantan siswi MAN I Krui, anak tersebut kabur dari rumah usai dikeluarkan dan diharuskan pindah karena pelanggaran disiplin. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Seorang mantan siswi Madrasyah Aliyah Negeri (MAN I) Krui Pesisir Barat Lampung dikabarkan kabur dari rumahnya sejak Minggu (6/11/2022).

Dugaanya mantan siswi MAN I Krui Pesisir Barat Lampung ini kabur usai dikeluarkan dari sekolahnya.

MAN1 Krui Pesisir Barat Lampung sebelumnya mengeluarkan atau memindahkan 13 siswa dan siswi setelah melanggar kedisiplinan.

Kapolsek Pesisir Tengah Kompol Zaini Dahlan mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho, membenarkan kejadian tersebut.

Mantan siswi MAN I tersebut tidak ditemukan usai meninggalkan rumahnya lantas orang tua melaporkan ke Polsek Pesisir Tengah.

"Benar kita telah menerima laporan adanya orang hilang atas nama Julia Rahmawati yang berstatus masih pelajar kelas X di MAN 1Krui," jelasnya.

Baca juga: Tewaskan Bapak Anak di Jalintim Mesuji, Sopir Truk Tangki Maut Belum Tertangkap

Baca juga: Pemkab Pesawaran Lampung Usulkan Lagi Taman Makam Pahlawan usai Lahan Siap

Laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi nomor : SKTL-OH/755/XI/2022/SPKT/SEK PETENG/RES LAMBAR/POLDA LPG, tanggal 9 November 2022 dengan pelapor atas nama Yuliani (52) warga Pasar Mulia Selatan.

Dijelaskanya, siswi yang hilang meninggalkan rumah tersebut berciri kulit putih langsat, tinggi 160 centimeter, rambut panjang. 

Dengan mengenakan pakaian jaket berwarna hijau, celana jeans panjang warna hitam dan sepatu warna putih. 

"Diduga korban hilang meninggalkan rumah itu dengan berjalan kaki," jelasnya.

"Berdasarkan keterangan dari ibu korban, bahwa kejadian itu bermula pada Sabtu (5/11) sekitar pukul 22.00 WIB, anaknya itu pamit untuk tidur di kamarnya," sambungnya.

Lalu, keesokan harinya pada Minggu (6/11/2022) sekira pukul 01.00 WIB ayah korban mengecek anaknya yang pamit tidur tersebut di dalam kamarnya.

Namun saat dicek ayah korban itu tidak menemukan anaknya di dalam kamar dan mendapati pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka.

"Kemudian, suaminya itu keluar rumah untuk melakukan pencarian di seputaran pantai Kuala Stabas, namun tidak ditemukan," ungkap Zaini saat ceritakan laporan orang tua mantan siswi itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved