Berita Lampung

Jumlah Tidak Ideal, Lampung Utara Kekurangan 32 Tenaga Penyuluh Pertanian

Kekurangan ini dihitung dari jumlah penyuluh pertanian yang ada berjumlah 200 orang. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan di Lampung Utara 232 desa.

Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Dinas Pertanian Pemkab Lampung Utara mengaku kekurangan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 32 orang. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Utara - Jumlah tenaga penyuluh pertanian di Lampung Utara mengalami kekurangan sebanyak 32 orang.

Kekurangan ini dihitung dari jumlah penyuluh pertanian yang ada berjumlah 200 orang. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan di Lampung Utara 232 desa. 

Kepala Bidang Penyuluhan, Dinas Pertanian Lampung Utara I Made Wirata mengatakan saat ini jumlah penyuluh pertanian kekurangan 32 orang. 

“Idealnya satu desa dan kelurahan satu penyuluh pertanian. Jadi kita kekurangan 32 penyuluh pertanian, dari 232 desa dan kelurahan di Lampung Utara,” katanya, Jumat (18/11/2022).

Dari jumlah tersebut 58 orang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan 59 orang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.

“Sisanya berstatus CPNS sebagai penyuluh pertanian,” jelasnya.

Baca juga: Trombosit Anjlok hingga 5.300, Anak 9 Tahun di Lampung Utara Meninggal Diduga DBD

Baca juga: RSUD Ryacudu Lampung Utara Jadi Balai Rehabilitasi Narkotika

Jumlah tersebut akan terus berkurang. Sebab sebagian penyuluh akan memasuki purna tugas.

Ditahun 2023 mendatang, ada 10 pegawai negeri sipil penyuluh pertanian akan pensiun.

Jumlah tenaga penyuluh yang hanya 200 orang tersebut tentu sangat timpang dibandingkan dengan luasan wilayah tugas yang harus dijangkau.

"Kami ada kendala dengan aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang mengeluarkan surat keputusan tidak boleh ada tenaga harian lepas atau penerimaan penyuluh,” katanya.

“Secara tidak langsung intensitas layanan pertanian kepada petani akan berkurang. Belum lagi, terkait dengan adiminstrasi pertanian. Kami ini beban administrasinya banyak,” tuturnya.

Jika satu penyuluh pertanian harus menjangkau beberapa desa maka akan sangat sulit dan memberatkan.

Tetapi saat ini memang ada penyuluh pertanian yang merangkap di beberapa desa.

Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan tenaga penyuluh pertanian di beberapa desa yang belum ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved