Berita Lampung

Sebanyak 13.086 Pekerja di Bandar Lampung Belum Ambil BSU ke Kantor Pos

PT Pos Bandar Lampung harapkan penerima BSU ambil haknya Rp 600 ribu karena masih ada 13.086 pekerja belum ambil BSU.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Petugas Kantor Pos Bandar Lampung memberikan pemahaman kepada pekerja untuk mencairkan dana BSU, Kamis (24/11/2022). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PT Pos Bandar Lampung mengharapkan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) mengambil haknya Rp 600 ribu per pekerja.

Menurut EGM PT Pos Bandar Lampung Risdayanti mengatakan, masih ada penerima BSU yang belum mengambil haknya Rp 600 ribu per pekerja.

"Kami berharap dana BSU bisa terserap dan penerima bisa mencairkan dananya langsung ke kantor Pos," kata EGM Kantor Pos Bandar Lampung Risdayanti, Kamis (24/11/2022).

Ia mengaku, pihaknya menyayangkan jika penerima tidak mengambil haknya padahal sudah disediakan.

"Kami PT Pos Bandar Lampung menyayangkan dana bantuan yang sudah dialokasikan tapi tidak tersalurkan," kata Risdayanti.

Ia mengatakan, penerima harus mengambil haknya dan jika tidak diambil maka dana tersebut akan dikembalikan kepada negara.

Baca juga: Kedaireka Hadirkan RekaTalks dan RekaPreneur di Universitas Lampung

Baca juga: Maling Bobol Dua Rumah Warga Rajabasa Bandar Lampung dalam Semalam

"Dana BSU sudah dialokasikan kepada negara dan harus tersampaikan kepada penerima," kata Risdayanti.

"Kami meminta penerima BSU ditunggu sampai dengan akhir November 2022 dan kemungkinan juga akan diperpanjang sampai dengan akhir tahun untuk ambil BSU," kata Risdayanti.

Ia mengatakan, penerima BSU sudah mencairkan dananya mencapai 80,90 persen atau 55.441 orang.

Penerima BSU totalnya mencapai 68.527 orang dari 7.106 perusahaan.

"Jadi penerima BSU belum mengambil dana tersebut mencapainya 13.086 orang atau sekitar 19 persen lagi," kata Risdayanti.
"Kami melakukan pembayaran BSU kepada pekerja sejak 2 November 2022, baru 80,90 persen penerima BSU mengambil uang subsidi tersebut," kata Risdayanti.

Ia mengatakan, peserta BSU belum ambil haknya dikarenakan penerima BSU tidak tahu.

"Kemudian juga pekerja juga sudah tidak bekerja lagi di perusahaan atau instansi tersebut," kata Risdayanti.

"Sebenarnya pekerja masih berhak karena sudah didaftarkan kepesertaan dalam BPJS tenaga kerjanya pada Juli 2022," kata Risdayanti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved