Berita Lampung

Pria di Lampung Selatan Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Korban Alami Trauma

Pria warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan tega rudapaksa anak di bawah umur.

Dokumentasi Polsek Merbau Mataram
Pelaku di Mapolsek Merbau Mataram. Pria di Lampung Selatan rudapaksa anak di bawah umur, korban alami trauma. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Seorang pria berinisial Km (21) warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan tega melakukan rudapaksa terhadap SA (16) anak di bawah umur.

Kejadian rudapaksa terhadap anak di bawah umur tersebut terjadi pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 04.30 WIB, di dalam kamar pelaku, di Desa Tanjung harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan.

Akibatnya pelaku rudapaksa anak di bawah umur Komar harus berurusan dengan pihak kepolisian dari Polsek Merbau Mataram, Polres Lampung Selatan.

Kasus rudapaksa anak di bawah umur tersebut tertuang dalam laporan polisi Nomor : LP / B - 1252  /  XI / 2022 / Spkt / Polsek Merbau Mataram/ Polres Lampung Selatan / Polda Lampung, pada Senin (28/11/2022).

Kapolsek Merbau Mataram Iptu Benny Ariawan mengatakan pihaknya berhasil mengamankan pelaku rudapaksa anak di bawah umur yang terjadi di wilayah hukumnya.

"Kejadiannya pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 04.30 WIB, di dalam kamar pelaku, di Desa Tanjung harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan," kata Benny, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: UMK Tulangbawang Lampung Diusulkan Naik 7,82 Persen

Baca juga: Anggota Brimob Polda Lampung Bripda Gilang Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB

Dilanjutkannya, saat itu korban diajak bermain ke rumah pelaku.

Kemudian pelaku mengajak korban masuk ke kamarnya.

Tak lama kemudian, kata Benny, pelaku melakukan rudapaksa terhadap korban sebanyak satu kali.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sakit pada area sensitif dan trauma.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian rudapaksa tersebut ke Polsek Merbau Mataram guna proses lebih lanjut.

Pada Senin (28/11/2022) sekira pukul 19.00 WIB, pihaknya berhasil mengamankan pelaku.

"Petugas mengamankan pelaku di rumahnya, di desa Tanjung Harapan berdasarkan laporan korban melakukan penyelidikan," katanya.

Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Merbau Mataram untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku satu potong baju kaos lengan pendek warna abu-abu. satu potong pakaian dalam, satu potong celana pendek warna hitam," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku terancam Pasal 81 ayat 1dan pasal 82 ayat 2, UU no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved