Berita Lampung

PPKM Berakhir, Bupati Pesawaran Lampung: Perekonomian Kembali Hidup

Dendi Ramadhona mengatakan, dengan berakhirnya PPKM di Kabupaten Pesawaran, Lampung, akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. PPKM Berakhir, Bupati Pesawaran Lampung Dendi Ramadhona: perekonomian kembali hidup. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyetujui atas berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) oleh pemerintah pusat.

Dendi Ramadhona mengatakan, dengan berakhirnya PPKM di Kabupaten Pesawaran, Lampung, akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ia menyebut, dengan berakhirnya PPKM di Pesawaran, Lampung menjadikan sektor-sektor usaha di Bumi Andan Jejama akan kembali pulih.

“Kita lihat UMKM dan dunia pariwisata yang akibat pandemi menjadi terhambat akibat dari berlakunya PPKM,” ucap Dendi Ramadhona, Selasa (3/1/2023).

Dendi menjelaskan, dengan berakhirnya PPKM di Pesawaran para pelaku usaha lainnya dari sektor yang terdampak pandemi akan mulai kembali maksimal.

Baca juga: Pasca Libur Nataru, Masih Ada Pegawai di Pemkab Pesawaran Lampung Bolos Kerja

Baca juga: Akses Jalan Provinsi di Pesisir Pesawaran Lampung Tipis dan Berlubang, Pengendara Khawatir Jatuh

Menurut Dendi, program-program pemerintah yang telah dilakukan pasca berakhirnya PPKM akan kembali digulirkan.

Hal tersebut menyangkut kebutuhan masyarakat luas di Kabupaten Pesawaran.

“Dengan berakhirnya PPKM ini akan membuat perekonomian kita akan kembali hidup,” kata Dendi.

Dendi mengatakan, pasca berakhirnya masa PPKM di Kabupaten Pesawaran tersebut pemerintah akan melakukan rapat terkait apa saja yang harus dilakukan.

“Namun pastinya masalah kesehatan terkait penyebaran Covid-19 ini akan terus diperhatikan,” jelas Dendi.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Pesawaran, Wildan menjelaskan akan terus melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

Wildan katakan, pemerintah akan mempercepat vaksinasi bagi masyarakat mulai dari dosis satu, dua sampai booster.

“Melalui dinas kesehatan, pelayanan vaksinasi  tetap dapat terakses di setiap fasilitas kesehatan terdekat,” kata dia.

Sebab, lanjut Wildan, meski covid-19 mulai mereda namun dampak penyebarannya harus dihentikan melalui sistem kekebalan tubuh.

“Sosialiasi masalah dan penanganan covid-19 masih berlaku,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved