Berita Lampung

Kasus DBD di Lampung Selatan pada 2022 Naik 17 Kasus Dibanding 2021 

Kasus DBD tahun 2022 di Lampung Selatan 264 kasus sedangkan 2021 ada 247 kasus.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri
Kegiatan fogging yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selata untuk menekan penyebaran DBD dan pada 2022 ada 264 kasus. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Lampung Selatan tercatat sebanyak 264 kasus pada 2022.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan kasus DBD tahun 2022 meningkat dibandingkan 2021.

Sedangkan pada 2021 jumlah kasus DBD di Lampung Selatan tercatat sekitar 247 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Lampung Selatan Basuki Didik Setiawan mengatakan kasus DBD tahun 2022 meningkat dibandingkan 2021.

"Jumlah kasus DBD di Lampung Selatan Januari 32 kasus, Februari 23 kasus, Maret 16 kasus, April 13 kasus, Mei 23 kasus, Juni 21 kasus, Juli 32 kasus, Agustus 28 kasus, September 19 kasus, Oktober 26 kasus, November 15 kasus, Desember 16 kasus, jumlah 264," kata Didik, kata Didik, Sabtu (7/1/2023).

Didik mengatakan pada Januari 2021 terdapat 20 kasus DBD, pada Januari 2022 mengalami penambahan 12 jumlah kasus menjadi 32 kasus.

Baca juga: DBD di Lampung Selatan Tembus 186 Kasus, Terbanyak Kalianda 45 Kasus

Baca juga: Kasus DBD di Mesuji Lampung Tahun 2022 Meningkat Drastis Capai 112 dari 32 Kasus

Lalu pada Februari 2021 terdapat 21 kasus DBD, dan pada Februari 2022 ini mengalami penambahan 2 kasus menjadi menjadi 23 kasus.

Pada Maret 2021 terdapat 17 kasus DBD, pada Maret 2022 ini mengalami penurunan menjadi 16 kasus.

Kemudian April 2022 terdapat 13 kasus DBD, jumlah kasus tersebut sama dengan jumlah kasus DBD April 2021 yakni 13 kasus.

Didik menjelaskan pada Mei 2021 terdapat 18 kasus DBD, dan pada Mei 2022 mengalami penambahan 5 kasus menjadi 23 kasus DBD.

Sambung Didik, pada Juni 2021 terdapat 7 kasus DBD, pada Juni 2022 mengalami lonjakan sebesar 15 kasus yakni 21 kasus DBD.

Lalu pada Juli 2021, kata Didik terdapat 8 kasus DBD, pada Juli 2022 mengalami penambahan 4 kasus menjadi 12 kasus DBD.

Lanjut Didik, pada Agustus 2021 terdapat 5 kasus DBD, pada Agustus 2022 mengalami penambahan 3 kasus menjadi 8 kasus.

Pada September 2021 terdapat 19 kasus DBD, pada September 2022 kasus tersebut berkurang menjadi 9 kasus.

Kemudian, kata Didik, pada Oktober 2021 terdapat 30 kasus DBD, pada Oktober 2022 angka tersebut berkurang menjadi 16 kasus.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved