Advertorial
Pertamina Bersama Hiswana Migas dan Dinas Perdagangan Sidak HET Elpiji 3 Kilogram di Tulangbawang
Tim Pertamina, Hiswanamigas, dan Dinas Perdagangan bergerak mendatangi beberapa lokasi pangkalan gas elpiji 3 kilogram diwilayah Tulangbawang.
Tribunlampung.co.id, Tulangbawang- Pertamina bersama Hiswanamigas Lampung dan Dinas Perdagangan Tulangbawang melakukan sidak Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram ke sejumlah pangkalan elpiji diwilayah Tulangbawang, Kamis (02/02/2023).
Sidak juga melibatkan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dari Sat Pol PP Tulangbawang dan sejumlah agen elpiji 3 kilogram diwilayah Kecamatan Banjar Agung dan Banjar Margo.
Tim Pertamina, Hiswanamigas, dan Dinas Perdagangan bergerak mendatangi beberapa lokasi pangkalan gas elpiji 3 kilogram diwilayah Banjar Margo dan Banjar Agung.
Diantaranya, pangkalan elpiji 3 kilogram M Fathur Rohman, di kampung mekar jaya Kecamatan Banjar Margo.
Pangkalan Sujadi di Kelurahan Purwajaya Kecamatan Banjar Margo.
Kemudian, pangkalan Warsini di Kampung Tunggal Warga Kecamatan Banjar Agung.
Baca juga: Hiswanamigas Minta Pemprov Lampung Berjuang Menaikkan Kuota Solar Daerah
Baca juga: Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Lagi, Pertamina Sebut Ikuti Tren Harga Dunia
Dari sidak dibeberapa lokasi pangkalan tadi, didapati HET elpiji 3 kilogram masih berkisar Rp 18 ribu per tabung.
Selain itu, tim juga mengambil sampling harga jual elpiji ke tingkat pengecer diwilayah Kecamatan Banjar Margo dan Banjar Agung.
Untuk tingkat pengecer, tim mendapati harga eceran tabung gas elpiji 3 kilogram tidak lebih dari Rp 20 ribu per tabung.
Kepala Dinas Perdagangan Tulangbawang Amri Alvis memastikan, hasil sidak HET elpiji 3 kilogram tim gabungan dari Pertamina, Hiswanamigas, dan Sat Pol PP belum menemukan adanya pangkalan yang menjual elpiji 3 kilogram di atas HET.
"Masih berkisar di harga Rp 18 ribu per tabung elpiji 3 kilogram. Tidak ada yang di atas HET. Ini untuk tingkat pangkalan," tutur Amri Alvis.
"Bukan cuma di pangkalan, kita juga uji petik HET di tingkat pengecer, sejauh ini belum ada yang jual diatas HET," sambung Amri Alvis.
Amri juga memastikan jika pengaturan HET sesuai regulasi hanya sampai tingkat pangkalan.
"Kalau pengecer ngambil di pangkalan masih sesuai HET Rp 18 ribu per tabung. Begitu juga masyarakat, kalau beli di pangkalan tetap Rp 18 ribu per tabung," sambung Amri.
Amri juga meminta pangkalan tetap menjual elpiji 3 kilogram sesuai HET.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sidak-Elpiji.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sidak.jpg)