Berita Lampung
ASN Lampung Tengah Dimutasi Diduga Berpolitik Praktis, Sekejap SK Mutasi Langsung Keluar
Pemkab Lampung Tengah mengeluarkan SK Mutasi kepada Musriyatun dengan alasan yang bersangkutan terlibat politik praktis.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: soni
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah membenarkan Surat Keputusan (SK) Mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Muslimat NU Lampung Tengah.
Pemkab Lampung Tengah mengeluarkan SK Mutasi kepada Musriyatun dengan alasan yang bersangkutan terlibat politik praktis.
Dalam SK Bupati Nomor 85/KPTS/B.a.VII.04/2023 yang ditandatangani Musa Ahmad dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lampung Tengah Yudairi Hasan tanggal 3 Maret 2023, Musriyatun dimutasi dari SMPN 1 Way Seputih ke SMPN 1 Selagai Lingga.
Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengklaim bahwa SK mutasi untuk Musriyatun adalah benar.
Dengan alasan mutasi karena bersangkutan terlibat politik praktis dengan mendukung salah satu calon anggota DPR RI.
"Camat beberapa kali menegur Musriyatun sebagai ASN agar tidak mendukung salah satu calon DPR RI, namun yang bersangkutan tidak mengindahkannya," kata Bupati kepada awak media, Selasa (7/3/2023).
Kemarin itu, lanjut Musa, Mursiyatun dipanggil ke Nuwo Balak oleh camat dengan tujuan untuk diingatkan.
Baca juga: Tiga Alasan Kongres Cabang Muslimat NU Lampung Tengah Batal
Baca juga: Muslimat NU Lamteng Bantu Masker dan Hand Sanitizer
Dan kasus Mursiyatun ini sebenarnya sedang dalam pemeriksaan di Inspektorat.
Musa mengklaim, Musriyatun dilaporkan bawahannya karena ikut politik praktis berdasarkan data dan bukti-bukti yang ada.
“Mursiyatun selaku ASN terlibat politik praktis, ia mendukung calon anggota DPR RI,” katanya.
Sementara, Musriyatun mengaku bahwa dirinya mendapat panggilan hanya berdasarkan pesan WhatsApp dari Sahroni selaku bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah.
Dalam pesan WA yang diterima Kamis (2/3/2023) pukul 23.47 WIB tersebut, Musriyatun diminta datang ke Kantor NU Lampung Tengah hari Jumat, (3/3/2023) pukul 09.00 WIB.
"Tidak ada tujuan kegiatan dan peringatan atas kesalahan (jika memang ada), jadi saya nggak tau tujuannya apa ke Kantor NU Lampung Tengah," katanya kepada Tribunlampung.co.id.
Kemudian,sambungnya, karena Musriyatun tidak mengindahkan pesan tersebut, Sahroni kembali mengirim pesan WA ke Musriyatun hari Minggu (5/3/2023) tepat saat diselenggarakannya kongres Muslimat NU Lampung Tengah.
Menurut Musriyatun, dirinya dipanggil ke Nuwo Balak hari Minggu, (5/3/2023) oleh Sahroni, dan dalam pesan pemanggilan tersebut tidak ada keterangan jam, dan tujuan kegiatan.
Polres Lampung Timur Salat Gaib Doakan Almarhum Affan |
![]() |
---|
Pemuka Agama Katolik Harap Aksi Damai di Lampung Berjalan Aman dan Tertib |
![]() |
---|
Ada Unjuk Rasa, Satlantas Polresta Bandar Lampung Rekayasa Lalin Mulai Besok Pagi |
![]() |
---|
BNNP Lampung Tangkap 11 Orang Pesta Narkoba di Hotel Mewah |
![]() |
---|
Ada Aksi, Disdikbud Lampung Pastikan Kegiatan Belajar Tetap Berjalan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.