Berita Lampung

Pemkot Bandar Lampung Usul Asuransi Kecelakaan Kerja Nelayan ke Pusat

Pengusulan bantuan asuransi kecelakaan kerja untuk nelayan di Bandar Lampung, Lampung itu karena tahun ini Pemkot Bandar Lampung tak ada dana.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Tribun Lampung/ Hurri Agusto
Ilustrasi nelayan di Bandar Lampung. Pemkot Bandar Lampung upayakan bantuan asuransi kecelakaan kerja nelayan ke Pemprov Lampung dan pemerintah pusat. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Pemkot Bandar Lampung akan mengusulkan bantuan asuransi kecelakaan kerja nelayan kepada Pemprov Lampung atau pemerintah pusat.

Pengusulan bantuan asuransi kecelakaan kerja untuk nelayan di Bandar Lampung, Lampung itu karena tahun ini Pemkot Bandar Lampung tak menganggarkan dana.

"Kita minta bantuan ke provinsi ( Pemprov Lampung )atau pusat," kata Kepala DKP Pemkot Bandar Lampung, Erwin, Selasa (14/3/2023).

Ia menyebut, pihaknya akan mengajukan proposal ke Pemprov Lampung maupun pusat terkait asuransi nelayan ini.

"Kita ajukan proposal ke sana ( Pemprov Lampung atau pusat)" paparnya.

Baca juga: Perkampungan Ciraos, Umbul Kunci, Bandar Lampung Terancam Ambles, 4 Rumah Rusak

Hal itu, lanjut Erwin, guna kesejahteraan nelayan di Bandar Lampung.

"Kita cari cara agar nelayan bisa sejahtera," paparnya.

Sebab menurutnya, nelayan merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi.

Erwin menyebut, hingga saat ini, terdapat 700 nelayan di Bandar Lampung.

Sementara, untuk besaran asuransi kecelakaan kerja untuk nelayan, ia menyebut masing-masing nelayan akan menerima Rp 150.000 pertahun.

Akan tetapi, Erwin menyebut jumlah tersebut adalah premi.

“Itu preminya, kalau dapatnya bisa hampir 100 juta lebih," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Diketahui sebelumnya, nelayan Pulau Pasaran, Teluk betung Barat, Bandar Lampung, mengeluhkan sulitnya mencari ikan lantaran cuaca tak menentu.

Selain cuaca, harga garam yang tinggi serta Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sulit dicari, membuat nelayan semakin enggan melaut.

Baca juga: Wali Kota Eva Dwiana: 202.226 Warga Bandar Lampung Nikmati Pengobatan dan Melahirkan Gratis

Berdasarkan pantauan Tribun Lampung, Rabu 1 Maret 2023, puluhan kapal terlihat hanya bersandar di sepanjang pesisir pulau yang jadi pusat produksi ikan asin di Bandar Lampung ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved