Berita Lampung

Kemenag Pesawaran Lampung Dampingi Rekam Biometrik 125 Calon Haji 

Sebanyak 125 calhaj (calon haji) 2023 asal Kabupaten Pesawaran Lampung telah menjalani persiapan tahapan ibadah haji.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni
dokumentasi Humas Kemenag Pesawaran
Calon haji asal Pesawaran melakukan perekaman visa biometrik di kantor Kemenag Pesawaran Kamis (30/3/2023) kemarin. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Sebanyak 125 calon haji  (calhaj) 2023 asal Kabupaten Pesawaran Lampung telah menjalani persiapan tahapan ibadah haji.

Salah satunya proses perekaman visa biometrik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Wasril Purnawan mengatakan, pihaknya telah melakukan visa biometrik selama tiga hari pada 28 hingga 30 Maret 2023 di Kantor Kemenag Kabupaten Pesawaran.

Dirinya mengatakan, perekaman visa biometrik tersebut menjadi salah satu syarat yang harus dilengkapi oleh para jamaah dalam proses penerbitan untuk visa haji.

Untuk itu, Kemenag Pesawaran melalui Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh telah mendampingi perekaman menggunakan aplikasi Saudi Visa Bio pada 125 calhaj.

“Dengan proses perekaman yang sudah kita lakukan pada kemarin, Kamis(30/3/2023),” jawab Wasril pada Jumat (31/3/2023).

Wasril mengatakan perekaman ini untuk mempermudah dan mempercepat proses imigrasi calhaj saat berada di tanah suci.

“Ketika calon jemaah haji berada di bandara Arab Saudi, melalui aplikasi dapat diketahui identitasnya,” kata Wasril.

“Bahkan apabila jamaah tersesat dalam melaksanakan ibadah haji,” imbuhnya.

Baca juga: Sekda Syamsudin Lepas 50 Jemaah Calon Haji, Mohon Doa Demi Kemajuan Mesuji

Baca juga: Jaga Tubuh Tetap Prima, Simak Rutinitas Calon Haji Termuda Bandar Lampung Sebelum ke Tanah Suci

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh, Paiman menjelaskan bahwa dalam proses penerbitan visa haji perekaman biometrik dilakukan untuk calon haji yang berusia kurang dari 80 tahun.

“Sedangkan, calhaj yang berusia di atas 80 tahun hanya perlu melakukan perekaman paspor,” ujarnya.

Dalam proses perekaman visa biometrik itu sendiri, Paiman menyebut dilakukan dengan pengisian biodata hingga memindai data pada paspor, kemudian wajah dan retina mata.

“Serta pada 10 jari secara bergantian,” jawabnya.

Dikatakannya, dalam tahapan untuk perekaman visa  biometrik ini pihaknya memfasilitasi pendampingannya.

“Ini sebagai bentuk pelayanan kepada tamu-tamu Allah yang akan melaksanakan ibadah haji ke tanah suci di tahun 2023 ini,” ucap Paiman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved