Berita Lampung
Toko Sembako di Kota Sepang Bandar Lampung Dibobol Pencuri, Korban Rugi Rp 54 Juta
Satu unit toko sembako di Jalan Sultan Haji, Kota Sepang, Bandar Lampung, dibobol maling saat ditinggal pemilik pulang.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Satu unit toko sembako di Jalan Sultan Haji, Kota Sepang, Bandar Lampung, dibobol maling saat ditinggal pemilik pulang.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materil mencapai Rp 54 juta.
Korban RM Sinambela mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pada hari Minggu (9/4/2023) dinihari.
RM Sinambela mengatakan, ruko tersebut memang ditinggal saat malam hari, lantaran dirinya dan keluarga pulang ke rumah yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi.
"Ruko ini kan kami buka sampai jam 11 malam, di depan itu ada tukang nasi goreng yang buka sampai jam 1 malam," ujar RM Sinambela, Senin (10/4/2023).
Baca juga: Seorang Residivis Hampir Dimassa karena Kepergok Bobol Toko di Lampung Tengah
"Kalau kata tukang nasi goreng, waktu dia pulang, belum ada apa-apa. Jadi perkiraan maling ini beraksi sekitar Subuh," kata dia.
Menurut Sinambela, dirinya dan keluarga baru mengetahui bahwa ruko miliknya dibobol maling setelah diberi tahu oleh RT setempat.
"Jadi pas Minggu pagi itu saya ke gereja, lalu pak RT datang ke rumah dan bilang sama anak saya kalau pintu ruko kebuka," kata dia.
Kemudian, saat Sinambela mendatangi lokasi, dirinya mendapati seisi ruko miliknya dalam keadaan acak-acakan.
Diduga pelaku melancarkan aksinya dengan cara merusak rolling door ruko mikik korban.
Akibatnya, sejumlah barang berharga, dagangan, serta uang di dalam celengan raib digondol maling.
Adapun barang milik korban yang gondol pelaku yakni enam karung beras, satu unit kompresor listrik, satu gitar Yamaha, dan satu unit speaker.
"Kompresor itu baru saya beli bulan Januari, harganya Rp 5 juta," kata dia.
Baca juga: Bobol Minimarket, Dua Warga Lampung Utara Diamankan Polres Lampung Barat, Satu DPO
Kemudian pelaku juga menggondol dua buah celengan milik korban berisi uang dengan total nilai berkisar Rp 15 juta
"Tabungan itu ada dua, yang satu besar dan satu lagi kecil. Setiap hari saya isi Rp 100 ribu, sudah mau setahun ini," kata Sinambela.
Selain itu, sejumlah barang dagangan korban seperti rokok berbagai merk, minuman kemasan, serta sejumlah barang dagangan lainnya pun ikut digondol pelaku.
"Rokok-rokok di etalase dan di laci, teh gelas berapa dus, tabung LPG, juga diambil semua," jelasnya.
Alhasil, Sinambela mengungkapkan bahwa dirinya diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 54 juta rupiah.
Akibat peristiwa tersebut, korban pun telah melapor ke Mapolsek Kedaton Bandar Lampung.
Sementara itu, Kapolsek Kedaton, Polresta Bandar Lampung, Polda Lampung, Kompol Try Maradona mengatakan, bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dari korban.
Dia pun mengatakan, bahwa pihaknya sudah datang ke lokasi untuk olah TKP.
"Iya benar, petugas kami sudah olah TKP. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut," kata Kompol Try.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
Polda Lampung
Polresta Bandar Lampung
Polsek Kedaton
Bandar Lampung
Way Halim
pencurian
Bobol
Toko
Lampung
Nafisha Siswi SMA di Bandar Lampung Ketagihan Lomba Catur setelah Raih Juara 3 |
![]() |
---|
Tim SAR Gabungan Cari Kasbani, Nelayan Korban KM Tegar Jaya hingga 12 Mil dari Titik Kejadian |
![]() |
---|
Pemprov Lampung Gelar Dialog Terbuka dengan Buruh, MPBI Sampaikan 6 Tuntutan |
![]() |
---|
Siswa SMA IT Lampung Soal Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah: Setuju Banget |
![]() |
---|
Pelajar Lampung Dukung Rencana Gubernur Bangun Kolam Renang Berstandar Internasional |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.