Polres Tulang Bawang

Polres Tulang Bawang Polda Lampung Adakan Penitipan Kendaraan Gratis saat Ditinggal Mudik

Polres Tulang Bawang Polda Lampung menyediakan penitipan kendaraan bermotor gratis bagi masyarakat yang mudik di seluruh polsek.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
Kepala Polres Tulang Bawang, Polda Lampung AKBP Jibrael Bata Awi, SIK jelaskan penitipan kendaraan gratis ke masyarakat yang mudik di tiap polsek. 

Tribunlampung.co.id, Tulang Bawang - Polres Tulang Bawang Polda Lampung menyediakan penitipan kendaraan bermotor gratis bagi masyarakat yang mudik. 

Adanya penitipan kendaraan gratis itu disampaikan Kepala Polres Tulang Bawang Polda Lampung AKBP Jibrael Bata Awi, SIK saat kegiatan Jumat Curhat di Kahuripan Dalam, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

"Penitipan kendaraan sepeda motor secara gratis ini berada di seluruh Polsek jajaran Polres Tulang Bawang," kata Kepala Polres Tulang Bawang Polda Lampung AKBP Jibrael Bata Awi.

Ia jelaskan syarat untuk penitipan cukup memberikan foto copy STNK dan foto copy KTP warga, lalu diserahkan kepada petugas yang sedang melaksanakan piket di polsek.

Lanjut AKBP Jibrael, pihaknya juga ada program terobosan kreatif berupa pembinaan SIM masuk desa (BIMADES) yakni memberikan bimbingan secara gratis kepada warga yang ingin membuat SIM, dengan cara petugas dari Sat Lantas datang langsung ke desa-desa.

Kapolres menerangkan, tujuan dari kegiatan Jumat Curhat adalah untuk mendengarkan langsung keluh kesah ataupun unek-unek dari warga guna memperbaiki pelayanan yang dilakukan oleh personel Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran, sehingga ke depannya akan semakin menjadi lebih baik lagi.

Baca juga: Kepala Polres Lampung Timur Polda Lampung Pastikan Pos Pam dan Pos Yan Berjalan Optimal

Baca juga: Dokkes Polres Lampung Tengah Polda Lampung Beri Layanan Kesehatan Seluruh Pos Pam dan Pos Yan

"Dalam kegiatan Jumat Curhat yang berlangsung di Balai Kampung Kahuripan Dalam, ada empat warga yang menyampaikan langsung unek-uneknya kepada kami. Unek-unek tersebut di antaranya bagaimana caranya agar warga tidak takut lagi dengan Polisi contohnya Polisi Lalu Lintas (Polantas), dan jika ada anak yang ingin mendaftar Polri bagaimana caranya," terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

Menurutnya, saat ini masih terus berupaya merubah image bahwa Polri itu menakutkan sehingga ke depannya Polri akan semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat.

"Zaman dahulu polisi itu dijadikan momok oleh orang tua untuk menakut-nakuti anak-anaknya, untuk itu kami mengimbau agar para orang tua tidak lagi melakukan hal tersebut, dan biasakan berani untuk hal yang benar karena Polri itu tidak anti kritik," kata AKBP Jibrael.

Untuk pendaftaran Polri itu setiap tahunnya selalu ada, baik tamtama, bintara maupun Akpol.

Semua WNI memiliki kesempatan jika sudah memenuhi syarat.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di website resmi Polri dan pendaftaran juga dilakukan secara online, serta jangan percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan dengan syarat memberikan sejumlah uang.

"Bila anak-anak kita memang memiliki cita-cita untuk menjadi anggota Polri, hendaknya harus dipersiapakan sejak dini dengan mengikuti bimbingan belajar (bimbel) yang saat ini sudah banyak. Yakinlah dengan kemampuan yang dimiliki sehingga hasilnya akan maksimal," ujar Kapolres.

Alumni Akpol 2001 menambahkan, semua curhatan yang telah disampaikan oleh warga kepada tentu semuanya dicatat, dan dilaporkan kepada pimpinan hingga tingkat Mabes untuk segera ditindaklanjuti.

(Tribunlampung.co.id)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved