Berita Lampung

Harta yang Dipamerkan Sipir Lapas Rajabasa Ternyata Milik Mertua, Siap Terima Sanksi

Dhawank Delvi mengaku bahwa moge yang dipamerkan di medsos bukan milik pribadinya. Cuma numpang foto.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Heribertus Sulis
Tribun Lampung / Bayu Saputra
Sipir Lapas Rajabasa yang bekerja sebagai PNS Kemenkumham Lampung Dhawank Delvi mengaku hanya punya kios burung, barang mewah yang ia pamerkan di media sosial bukan miliknya, melainkan milik mertua dan orang lain. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PNS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Rajabasa Lampung, Dhawank Delvi, yang viral karena memamerkan harta di media sosial mengaku siap menerima sanksi atas perbuatannya.

Dhawank Delvi yang bertugas sebagai sipir di Lapas Rajabasa Bandar Lampung juga meminta maaf atas perbuatannya pamer harta alias flexing di media sosial.  

Dhawank Delvi mengaku bahwa motor gede (moge) yang dipamerkan di medsos bukan milik pribadinya.

Dhawank mengaku hanya numpang berfoto saja. "Itu bukan punya saya hanya sekadar foto saja, itu motor pengunjung di Lapas," aku Dhawank, Kamis (27/4/2023).

Sipir ini juga menerangkan bahwa harta yang viral itu bukan milik pribadinya. Dhawank mengaku punya pekerjaan sampingan tapi hanya sebagai pemilik kios burung.

Baca juga: Setelah Viral, Sipir yang Digaji Tak Sampai 5 Juta Tapi Flexing Miliaran Akhirnya Dipindahkan

"Semuanya punya mertua saya dan tidak ada punya saya pribadi. Kalau saya hanya memiliki kios burung saja, karena saya penghobi burung," tambahnya.

Dari hobi itu, Dhawank juga bermaksud ingin mengembangkan hobi dan menjadi maju.

Kemudian dari kegiatan itu dia berharap punya penghasilan tambahan dari kios burung tersebut.

Sementara keberadaan mobil Mitshubishi Pajero pelat B745MIN, Dhawank mengaku mobi mewah itu kepunyaan mertuanya.

"Itu punya mertua saya dan saya dikasih fasilitas," imbuhnya.

Menanggapi peristiwa yang di viral di media sosial, secara pribadi Dhawank dan istri mengaku menyesal.

Dia berharap semoga ke depannya peristiwa serupa tidak kembali terulang.

"Dan saya bisa lebih baik lagi dalam berperilaku. Saya berpesan kepada ASN Kemenkumham Lampung untuk menjaga integritas.Jangan sampai ada postingan-postingan di media sosial tersebut yang membuat heboh," tambahnya.

Pada sisi lain, Dhawank juga memberi klarifikasi saat pergi umrah naik pesawat bareng istri beberapa waktu lalu.

Tambahan dana naik pesawat itu, menurut pengakuan Dhawank, karena dia bersama istrinya punya tabungan.

"Saya ingin memberikan yang terbaik untuk kami beribadah, tidak ada yang lain," katanya.

Kendati sempat kesal dengan akun medsos yang memviralkan postingannya, Dhawank secara pribadi tetap memohon maaf. 

Dhawank mengaku memosting di media sosial hanya didasari rasa iseng belaka.

Secara pribadi Dhawank bersama istri memohon maaf karena telah mencoreng nama baik instansi Kemenkumham.

"Saya siap menerima konsekuensinya. Hasil dari evaluasi saya masih menunggu termasuk dari Inspektorat Kemenkumham," katanya.

Diberi Sanksi 

Kakanwil Kemenkumham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing memberikan sanksi terhadap oknum sipir Lapas Rajabasa Dhawank Delvi yang kerap flexing alias pamer harta.

Diketahui, oknum sipir Lapas Rajabasa Dhawank Delvi yang kerap flexing harta miliaran rupiah padahal gajinya tak lebih dari Rp 5 Juta.

Akibat kerap flexing harta miliaran rupiah, oknum sipir Lapas Rajabasa Dhawank Delvi kini jadi sorotan publik atas asal muasal harta dan rumah yang kerap dipamerkannya dengan gaji tak sampai Rp 5 Juta.

"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum sipir Dhawank Delvi dan kami pindah tugaskan ke Kanwil Kemenhukham Lampung," kata Kakanwil Kemenhukham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing, Rabu (26/4/2023).

Tim telah menjalani pemeriksaan kepada oknum sipir yang hedon tersebut secara internal oleh Kanwilkumham Provinsi Lampung.

"Sipir yang bersangkutan sudah kami periksa dan telah mengakui kesalahannya," kata Sorta.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Rajabasa Maizar mengatakan, oknum sipir tersebut benar pegawainya. 

Sipir viral tersebut sudah diperiksa dan pria tersebut juga telah mengakui bahwa motor Harley Davidson tersebut memang milik pegawainya.

"Foto tersebut yang viral sudah diambil sejak tahun 2021," kata Maizar.

(Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved