Berita Lampung

Lapas Kota Agung Lampung Bekali Warga Binaan Keterampilan Sulam Tapis dan Bertani

sah kemampuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kota Agung Tanggamus, Lampung programkan menyulam tapis dan berkebun untuk warga binaannya.

Penulis: Dickey Ariftia Abdi | Editor: soni
Dokumentasi
Dokumentasi Humas Lapas Kota Agung WBP wanita Lapas Kota Agung yang sedang menyulam kain tapis 

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Lapas Kota Agung Tanggamus, Lampung memprogramkan kegiatan menyulam tapis dan berkebun untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Program menyulam tapis dan berkebun ini merupakan program unggulan yang dimiliki Lapas Kota Agung Tanggamus, Lampung

Untuk kegiatan menyulam tapis sendiri dilakukan oleh WBP wanita yang ada di Lapas Kota Agung Tanggamus, Lampung

Kepala Lapas Kelas II B Kota Agung Beni Nurrahman mengatakan,  kegiatan menyulam tapis ini dilaksanakan di Klinik Pancasila Lapas Kota Agung Tanggamus, Lampung

"Kegiatan sulam tapis ini rutin diselenggarakan khusus bagi WBP wanita yang dilaksanakan di Klinik Pancasila Lapas Kota Agung," kata Beni, Sabtu (6/5/2023). 

Tujuan kegiatan ini untuk mengasah kemampuan WBP wanita yang ada di Lapas Kota Agung

Selain itu, tujuan dari program menyulam tapis ini untuk mempertahanankan budaya yang ada di Provinsi Lampung

Seperti diketahui, kain tapis merupakan kain khas dari Provinsi Lampung yang memiliki beberapa jenis. 

Baca juga: Pemkab Pesisir Barat Gelar Pelatihan Sulam Tapis dan Pengemasan Produk

Baca juga: Pelatihan Sulam Tapis, Bupati Dawam Harap Kembangkan Skil Warga Lampung Timur

Beni juga menerangkan, terdapat satu program unggulan lainnya yang dimiliki Lapas Kota Agung untuk membina para WBP nya. 

"Program unggulan lainnya itu seperti program bertani," kata Beni. 

Beni menerangkan program berkebun ini dilakukan khusus untuk para WBP pria yang ada di Lapas Kota Agung

Dimana kegiatan berkebun ini bisa dilakukan di dalam Lapas Kota Agung maupun di area luar Lapas. 

Ia juga menjelaskan, produk unggulan yang dihasilkan oleh para WBP Lapas Kota Agung juga bahan dasarnya dari pertanian tersebut. 

"Hampir seluruh produk unggulan narapidana Lapas Kotaagung dihasilkan dari kegiatan kemandirian pertanian ini," kata dia.

Kegiatan pertanian ini dilakukan setiap hari oleh para WBP yang ada di Lapas Kota Agung

Para WBP yang melakukan aktivitas pertanian ini juga selalu dijaga oleh petugas dari Lapas Kota Agung

"WBP setiap hari melakukan kegiatan pertanian seperti penanaman, pemupukan, penyiraman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan ketika sudah waktunya," kata Beni. 

Beni juga menjelaskan produk unggulan yang dihasilkan melalui pertanian ini seperti minyak atsiri, ubi jalar, kangkung, kacang tanah, pepaya california, dan singkong. 

"Pada waktu tertentu, Lapas Kota Agung juga mengadakan program pelatihan kemandirian bersertifikat," ungkap Beni. 

Kegiatan itu dilakukan guna memberikan bekal kepada para WBP yang ada di Lapas Kota Agung ketika keluar dari Lapas. 

Dengan begitu juga bisa menjadi peluang usaha bagi WBP yang telah menjalani pembinaan di Lapas Kota Agung

( Tribunlampung.co.id / Dickey Ariftia Abdi )

 

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved