Kapal Terbakar di Selat Sunda
20 Menit Tidur, Amrizal Kaget Terbangun Gelap dengan Kepulan Asap Kapal Royce 1 Terbakar
Kapal Feri Royce I terbakar di tengah laut Perairan Merak Banten menuju Bakauheni diduga bermula dari bus.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapal Feri Royce 1 terbakar di perairan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (6/5/2023) sore.
Kapal Feri Royce 1 yang terbakar berangkat dari dermaga reguler Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni pada pukul 13.00 WIB.
Kapal Feri Royce I terbakar di tengah laut perairan Merak Banten menuju Bakauheni diduga bermula dari bus.
Salah satu penumpang Kapal Feri Royce I yang terbakar di perairan Merak Banten, Amrizal (38), sopir ekspedisi PT Sindex Ekspres mengaku kaget dengan kejadian yang menimpanya serta penumpang lain saat pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Amrizal warga Kemiling, Bandar Lampung mengatakan pada saat kejadian kapal Royce 1 terbakar, dirinya sedang tertidur pulas.
Baca juga: Kesaksian Penumpang Dengar Ledakan sebelum Kapal Feri Royce 1 Terbakar di Merak
"Saya tidak menyangka akan terjadi kebakaran dan saya kaget dengan kejadian kebakaran tersebut," kata Amrizal, sopir truk milik PT Sindex Ekspres saat diwawancarai Tribun Lampung melalui sambung telepon WhatsApp, Sabtu (6/5/2023).
Ia mengatakan, dirinya tidur pulas dan begitu bangun sudah gelap dengan kepulan asap hitam pekat.
Pada saat itu kapal baru saja berlayar dari Pelabuhan Merak hendak ke Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 13.00 WIB.
"Lalu ketahuannya kepulan asap itu setelah 20 menit lepas dari Pelabuhan Merak atau sekitar pukul 13.30 WIB kami panik semua di dalam kapal," kata Amrizal.
Ia mengaku tidak tahu persis kejadian kebakaran dan kepanikan penumpang saat tahu ada kebakaran.
Hal itu karena dirinya sedang tertidur dalam mobil hingga tidak membaur dengan penumpang kapal lainnya.
"Saat kejadian itu kami panik, dan saya tidak tahu karena saya di dalam mobil sedang tidur," kata Amrizal.
Amrizal lantas mengatakan saat itu dirinya kepanasan.
"Saya naik ke bagian dek atas, para penumpang panik semua. Saya itu posisi di dek bawah tidur, dan kebangun karena kepanasan," kata Amrizal.
Kondektur posisinya di atas dan dia menyusul.
"Begitu saya bangun kaget, kok udah gelap legam, dan saya tidur di mobil karena sekalian menjaga barang softek dan pempers," kata Amrizal.
Ia mengatakan, diduga kebakaran kapal tersebut berawal AC dari bus yang korsleting.
"Saya sangat dekat sekali dengan bus yang sudah tua itu, selisih dua mobil dari bus yang terbakar tersebut," kata Amrizal.
Ia mengatakan, mobil truk yang dibawa yakni Fuso lohan hijau berpelat BE 8495 YS.
"Saya muat softek dan pampers dari Karawang mau bongkar di Bandar Lampung, " kata Amrizal.
Ia mengatakan, mobil yang dikendarainya kondisinya juga ikut terbakar. Termasuk sekitar 50an mobil di dek paling bawah habis terbakar," kata Amrizal.
"Saat ini saya sudah dievakuasi ke Pelabuhan Merak, saat ini di sini ramai dan sangat panik," kata Amrizal.
Baca juga: Penumpang Gelisah Truknya Masih di Dalam Kapal Royce 1 yang Terbakar, "Ya Allah Mobil Saya"
Penumpang berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.30 WIB dan saat ini masih berangsur.
Dengar ledakan
Menurut seorang penumpang kapal, Mochammad Jihad, bus tersebut berpelat merah.
Saat berada di dalam kapal, kondisi bus terus menyala.
"Sempat ditegur untuk mematikan mobil, tapi enggak mau dengar," kata pria berusia 30 tahun ini di ruang tunggu ASDP Pelabuhan Merak, Sabtu (6/5/2023) malam.
Jihad menduga bus mengalami korsleting listrik sebab saat itu klakson bus terus menyala.
"Itu sopir sempat mencabut kabel aki juga," ucapnya.
Saat kebakaran sopir bus langsung menghilang, Jihad juga sempat mencari-cari sopir.
"Kami sampai teriak-teriak nyari sopir," ujarnya.
Penumpang asal Jakarta menuju Palembang ini juga mengungkapkan sempat terdengar ledakan dari ban.
"Sumber api mah jelas dari bus berpelat merah," katanya.
Setelah kebakaran penumpang langsung panik.
Ada kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi, turut membantu penumpang.
Sopir truk, Amrizal (38), mengaku kendaraan yang dia kedarai tepat berada di belakang bus.
Namun saat itu, dia sedang tertidur.
"Saya bangun itu karena panas, karena saat itu saya tidur di dalam mobil," ujarnya.
Amrizal mengaku tak mengetahui pasti pelat nomor bus yang terbakar karena saat api membesar dia langsung kabur.
"Mobil saya pasti habis itu terbakar semua karena mengangkut pembalut," ucapnya.
Belum ada keterangan resmi dari PT ASDP Ferry Indonesia dan Basarnas terkait bus tersebut.
Asap Pekat
Penumpang lainnya, Ujang Arif (40), mengatakan kebakaran tersebut diduga berasal dari sebuah mobil.
"Awalnya keluar asap kecil, kurang dari 10 menit langsung besar asapnya," katanya kepada Tribun Banten.com di Pelabuhan Merak, Sabtu petang.
Menurut Arif, saat itu para penumpang berteriak-teriak kebakaran.
Dia yang sedang meminum kopi langsung beranjak untuk melihat api.
"Kita kan di atas, itu di bawah udah keluar asap pekat. Kalau api mah enggak terlalu besar cuma asap doang tebal," ucapnya.
Sekitar 30 menit setelah KMP Royce 1 terbakar, petugas baru tiba untuk memadamkan api dan mengevakuasi penumpang.
"Kami kemudian dievakuasi," ujarnya.
Penumpang lain, Rili, mengaku panik saat kebakaran terjadi.
Dia pun langsung berlari ke bawah untuk menyelamatkan diri.
"Pas saya ke bawah dilarang karena ternyata ada mobil yang terbakar. Saya tidak melihat kondisi mobilnya," katanya.
(Tribunlampung.co.id)
Anak Usia 5 Tahun Terpisah dari Orangtua saat Kebakaran Kapal Royce 1, Ibu Nangis Panik |
![]() |
---|
Mobil Belum Boleh Dikeluarkan dari KMP Royce 1, Pemilik Marah Perjalanan ke Lampung Tak Pasti |
![]() |
---|
BPTD Banten Tetapkan Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar saat Pelayaran ke Lampung 304 Orang |
![]() |
---|
Sebanyak 11 Truk dan 2 Bus Terbakar di Kapal Royce 1 saat Pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung |
![]() |
---|
Sebanyak 316 Penumpang ke Lampung Tidak Terdata di Manifes Kapal Royce 1 yang Terbakar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.