Kapal Terbakar di Selat Sunda

BPTD Banten Tetapkan Penumpang KMP Royce 1 yang Terbakar saat Pelayaran ke Lampung 304 Orang

BPTD Wilayah VIII Banten tetapkan penumpang KMP Royce 1 yang terbakar saat pelayaran ke Lampung 304 orang hasil laporan Syahbandar Pelabuhan Merak.

Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
BPTD wilayah VIII Banten tetapkan jumlah penumpang Royce 1 sebanyak 304 orang dari laporan Syahbandar Pelabuhan Merak. 

Sebanyak 11 truk dan 2 bus terbakar dalam KMP Royce 1 saat pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung dari Pelabuhan Merak Banten. 

Jumlah bus dan truk yang terbakar itu bagian dari 79 kendaraan yang ada dalam KMP Royce 1 saat terbakar ketika pelayaran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Kini dipastikan tidak ada api lagi di KMP Royce 1 dan akan ditarik ke dermaga III Pelabuhan Merak, Banten. 

Hal itu dijelaskan Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Dedi Komarudin setelah tim gabungan memastikan tidak ada api lagi di dalam kapal.

Selanjutnya diduga penyebab terbakarnya KMP Royce 1 dari bus plat pemerintah yang terbakar di dalam kapal.

Dedi Komarudin mengatakan, dugaan kebakaran KMP Royce 1 yang berlayar ke Pelabuhan Bakauheni Lampung  itu bermula dari bus pelat merah nomor polisi B 7247 IO.

"Bus tersebut diduga mengalami korsleting listrik hingga mengeluarkan percikan api. Saat kebakaran terjadi, lantai satu kapal dipenuhi asap hitam," ujarnya, Minggu (7/5/2023).

Kini kondisi kapal KMP Royce 1 milik PT Damai Lintas Bahari terlihat hangus di bagian kendaraan atau deck car dan sisi kapal, usai kebakaran yang terjadi pada, Sabtu (6/5/2023).

"Kita pastikan bahwa tidak ada lagi titik api, setelah itu baru ditarik ke dermaga tiga," kata Dedi.

KMP Royce 1 yang terbakar di perairan Merak, Banten, masih berada di tengah laut.

Selain itu, terlihat juga 13 dari 79 kendaraan yang ada di kapal hangus terbakar.

Kendaraan yang terbakar terdiri dari 11 truk dan 2 bus.

Dedi menjelaskan, kapal tersebut akan ditarik menggunakan dua tugboat.

Selain itu, dermaga III Pelabuhan Merak juga akan disterilkan.

"Setelah kapal ini aman, nanti akan ditarik menggunakan tugboat, kita kawal juga pelaksanaannya," jelasnya.

(Tribunlampung.co.id/TribunBanten)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved