Berita Lampung

Pemkab Pesisir Barat Minta Jadwal Penerbangan Bandara Taufik Kiemas Ditambah

Bupati Pesisir Barat Lampung Agus Istiqlal, jadwal penerbangan di bandara perlu dilakukan, mengingat tingginya antusias masyarakat menggunakan pesawat

Penulis: saidal arif | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Indra S Simanjuntak
Bandar Udara Pekon Serai di Pesisir Barat Lampung resmi berganti nama menjadi bandara Taufiq Kiemas. Pemkab minta jadwal penerbangan di bandara perlu dilakukan, mengingat tingginya antusias masyarakat menggunakan pesawat terbang untuk keperluan transportasi. 

Tribun Lampung.co.id, Pesisir Barat - Jadwal penerbangan di bandara perintis Taufik Kiemas yang ada di Pesisir Barat Lampung diharapkan bisa bertambah, Rabu (10/5/2023).

Bupati Pesisir Barat Lampung, Agus Istiqlal mengatakan, penerbangan extra flight bisa ditambah di bandara Muhamad Taufik Kiemas selama kegiatan surfing Internasional Krui Pro QS 5000.

Menurut Bupati Pesisir Barat Lampung Agus Istiqlal, jadwal penerbangan di bandara perlu dilakukan, mengingat tingginya antusias masyarakat menggunakan pesawat terbang untuk keperluan transportasi.

"Harapan kami jadwal penerbangan di Bandara Muhamad Taufik Kiemas ini bisa ditambah," ungkapnya saat pertemuan dengan UPBU Silampari Lubuk Linggau di Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat.

Baca juga: Tahun Ini Pemkab Pesisir Barat Catat Ada 12 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Terutama untuk berpergian dari Krui Pesisir Barat ke Bandar Lampung dan sebaliknya.

Jadwal penerbangan, kata dia, minimal bisa dilakukan tiga kali dalam sepekan.

Selain itu, ia juga berharap rute penerbangan di Bandara perintis itu kedepannya bisa ditambah.

Minimal bisa kembali seperti rute penerbangan beberapa tahun yang lalu.

Yakni penerbangan dari Bandara Muhammad Taufik Kiemas menuju Bandara Raden Intan II dan sebaliknya.

Kemudian, rute penerbangan dari Bandara Muhammad Taufik Kiemas menuju Bandara Fatmawati Soekarno di Provinsi Bengkulu dan sebaliknya.

"Meskipun penambahan jadwal penerbangan ini belum bisa dilakukan pada tahun ini, harapan kami bisa dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang," ucapnya.

Sementara Kepala Kantor UPBU Silampari Lubuk Linggau,Mega Hardiansyah menjelaskan, penambahan jadwal penerbangan tersebut tidak memungkinkan untuk dilakukan pada tahun2023 ini.

Sebab, sesuai kontrak antara Kementerian Perhubungan dengan Susi Air pada tahun 2023 hanya dilakukan dua kali sepekan.

"Untuk penambahan jadwal penerbangan tahun ini tidak memungkinkan, karena kontrak Kementerian Perhubungan dengan Susi Air sudah dilakukan," katanya.

Sementara untuk keperluan penerbangan selama even Krui Pro 2023 itu bisa dilakukan dengan sistem Carter pesawat sebagai alternatifnya.

"Sistem Carter pesawat ini untuk mengetahui jumlah peserta yang akan menggunakan pesawat tersebut, sehingga bisa di akomodir," tutupnya.

(Tribunlampung.co.id/ Saidal Arif)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved