Lampung Bangkit
Hantoni Hasan Ingin Pemprov Lampung 'Pelototi' Aktivasi Bumdes yang Dijadikan Sarana e-Samdes
Namun dalam penerapannya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai perlu juga diperhatikan aktivasi Bumdes yang akan dilibatkan.
Selain faktor keterjangkauan, Hantoni juga menilai perlu adanya faktor lain yang mesti diperhatikan dalam menerapkan e-Samdes ini.
Diantaranya, faktor persyaratan dan prosedur yang mesti di permudah menyesuaikan dengan cara digital yang diterapkan pada e-Samdes.
“Misalnya seperti KTP atau STNK, melalui e-Samdes ini Masyarakat dibuat mudah dengan cukup mengirim lampiran scan KTP atau STNK,” kata Hantoni.
“Karena kan belum tentu di desa itu ada foto copy. Jadi bisa dipermudah seperti ini,” sambungnya.
Untuk diketahui, program Elektronik Samsat Desa (e-Samdes) yang di gagas Pemprov Lampung dibawah kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi diganjar penghargaan di ajang Tribun Lampung Award 2023.
Apresiasi diberikan Tribun Lampung kepada Pemprov Lampung yang telah berinovasi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pajak kendaraan dengan menerapkan program e-Samdes.
Program e-Samdes yang telah dilaunching Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Desa Wates, Lampung Tengah pada 14 September 2021 lalu ini tentunya menjadi inovasi yang patut diapresiasi.
Melalui program e-Samdes ini, Pemprov Lampung melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) memberi ruang kepada masyarakat untuk membayar pajak kendaraanya melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di masing-masing desa yang di tunjuk.
Pada tahun 2021 lalu, telah dikembangkan inovasi pelayanan pembayaran PKB melalui BUMDes menggunakan aplikasi e-Samdes milik Tim Pembina Samsat Provinsi Lampung dan aplikasi L-Smart milik Bank Lampung.
Hal ini selaras dengan program Gubernur Lampung tentang Smart Village atau Desa Cerdas Berbasis Digital yang terintegrasi dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi dengan tujuan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.
Program pembayaran PKB melalui Badan Usaha Milik Desa ini dikembangkan sebagai upaya untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat wajib pajak khususnya yang tinggal di desa-desa yang akan membayar pajak kendaraan bermotor namun terkendala oleh jarak dan lokasi Samsat yang tidak terjangkau.
Dengan aplikasi e-Samdes masyarakat cukup mendatangi BUMDes yang ada di wilayah tempat tinggalnya dan dapat melakukan transaksi pembayaran PKB disana.
Setelah selesai melakukan transaksi pembayaran PKB maka wajib pajak akan menerima tanda bukti telah melaksanakan pembayaran PKB.
Manfaat dari program E-Samdes ini untuk mempermudah wajib pajak dalam membayar PKB.
Meningkatkan penerimaan PAD dari sektor PKB, meningkatkan kesadaran masyarakat.
Lalu, memberdayakan peran BUMDES serta menikatkan penerimaan PAD BUMDEs. (*)
(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)
Kereta Babaranjang Lewat, Kota Balam Macet, Begini Opsi yang Ditawarkan Caleg DPR RI Hantoni Hasan |
![]() |
---|
Usung Tagline Lampung Bangkit, Begini Kiprah dan Gagasan Caleg DPR RI Hantoni Hasan |
![]() |
---|
Bonus Demografi 2045, Caleg DPR RI Hantoni Hasan Ingin SDM di Lampung Diperkuat ke Sektor Pertanian |
![]() |
---|
Caleg DPR RI Hantoni Hasan Ingin Ada Pemerataan Pembangunan di Bandar Lampung |
![]() |
---|
Caleg DPR RI Hantoni Hasan Singgung SDGs di Bandar Lampung, Masih Ada Pemukiman Kumuh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.