Lampung Bangkit

Kota Pendidikan Melekat di Kota Metro, Hantoni Hasan: Milenial Mesti Tahu Sejarah di Rumah Informasi

Hantoni menuturkan, milenial kota Metro bisa memedomi dari literasi sejarah yang ada di rumah informasi yang telah berdiri di Kota Metro.

Dokumentasi Tribunlampung.co.id
Calon anggota DPR RI Hantoni Hasan (kiri) saat berbincang di studio Tribun Lampung beberapa hari lalu. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Calon anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hantoni Hasan mengajak kaum milenial Kota Metro memedomi lebih jauh sejarah Kota Metro sebagai kota pendidikan.

Ini penting agar kedepan kaum milenial bisa ikut andil membangun Kota Metro sebagai kota pendidikan sebagaimana pondasi yang telah di tanamkan para tokoh penggagas berdirinya kota Metro tempo dulu.

Hantoni menuturkan, milenial kota Metro bisa memedomi dari literasi sejarah yang ada di rumah informasi yang telah berdiri di Kota Metro.

"Rumah informasi sejarah yang ada di kota Metro tentu menjadi sesuatu yang sangat baik," terang Hantoni Hasan kepada Tribunlampung.co.id, Senin (11/9/2023).

"Apalagi ini di inisiasi oleh banyak komponen Masyarakat, mulai dari sejarawan, pemerintah, insan pendidik, dan juga melibatkan kaum milenial kota Metro," sambung pengusung tagline Lampung Bangkit ini.

Terkait dengan literasi yang ada di rumah informasi itu, Hantoni mengajak kalangan milenial agar kedepan bisa mengambil hikmah dari literai-literasi yang ada di rumah informasi di Kota Metro ini.

Baca juga: Hantoni Hasan Sebut Perlunya Komunikasi Semua Pemangku Kepentingan untuk Lampung Bangkit

"Jadi ada semacam kemampuan untuk menganalisis dan mempelajari dari literai-literasi yang ada di rumah informasi itu terkait sejarah Kota Metro," terang politisi PKS ini.

Dengan adanya rumah informasi ini, Hantoni berharap kedepan bisa meningkatkan kemampuan kaum milenial untuk menganalisis nilai-nilai sejarah sehingga bisa menjadi pedoman membangun kota Metro kedepan.

Menurutnya, dengan adanya rumah informasi ini bisa menjadi sarana kaum milenial untuk meningkatkan literasi. 

Ini penting digaungkan agar mereka bisa tahu sejarah untuk jadi pedoman kedepan. 

"Jadi bukan hanya kemampuan bertutur, tapi kemampuan untuk menganalisa dan memahami sejarah dari literasi yang ada di rumah informasi itu," katanya. 

Pria yang pernah duduk di kursi DPRD Provinsi Lampung dari PKS ini pun menyoroti beberapa poin dari keberadaan rumah informasi sejarah Kota Metro yang dinilainya cukup baik untuk keberlangsung pembangunan Kota Metro kedepan.

"Pertama terkait dengan sejarah itu sendiri, lalu terkait dengan literasi, edukasi, dan juga tentu kolaborasi," papar Hantoni Hasan.

“Jadi adanya rumah informasi sejarah ini menggambarkan empat hal itu. Hal ini sejalan dengan konsep kota Metro sebagai kota pendidikan dan kota berbudaya,” kata Hantoni Hasan.

Kaiatan dengan sejarah, Hantoni menyebut, sedianya sejarah ini bukan hanya berbicara tentang satu peristiwa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved