Pasar Pasir Gintung Dibongkar

Pedagang Setuju Revitalisasi Pasar Pasir Gintung Agar Lebih Tertata dan Nyaman

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan gratis pembiayaan selama enam bulan untuk para pedagang Pasar Pasir Gintung

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Alat berat diturunkan Pemkota Bandar Lampung untuk membongkar Pasar Pasir Gintung, Selasa (12/9/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar  Lampung - Pedagang Pasar Pasir Gintung Tarmizi setuju dengan direvitalisasi pasar tersebut. 

"Kami mendukung dengan penertiban yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung," kata Pedagang Pasar Pasir Gintung Tarmizi saat diwawancarai Tribun Lampung, Selasa (12/9/2023). 

Dirinya sangat setuju dengan penertiban tersebut, karena menganggu arus lalu lintas. 

"Kemudian juga kelihatan kumuh pasar ini kalau tidak ditata,"beber Tarmizi, pedagang yang sudah berjualan sejak 1984. 

Pihaknya mendukung adanya kebijakan revitalisasi untuk dirapihkan. 

Ia mengaku, sebelumnya pernah berdagang di dalam saat pasar tersebut tingkat.

"Akan tetapi dibongkar dan saya tidak kebagian akhirnya saya ke depan sini di emperan," kata Tarmizi. 

Saat ditanya apakah sudah ada pemberitahuan sebulan dilakukan penertiban tersebut, Tarmizi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan pemberitahuan untuk dilakukan pembongkaran.

Pihaknya hanya membayar kepada juru tagih sehari Rp 12 Ribu dan itu retribusi sampah hingga keamanan, kalau uang sewa tidak ada.

Gratiskan 6 Bulan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan gratis pembiayaan selama enam bulan untuk para pedagang Pasar Pasir Gintung yang pindah atau relokasi ke Pasar Smep. 

Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Bandar Lampung Wilson Faisol mengatakan, pedagang Pasar Pasir Gintung mendapatkan biaya secara gratis ke Pasar Smep. 

Wilson mengatakan, para pedagang saat ini hingga enam bulan terakhir masih free atau tidak ada biaya bagi para yang dipindahkan. 

"Dengan waktu 6 bulan kami akan lakukan gratis bagi pedagang yang direlokasi ke Pasar Smep," kata Wilson, Selasa (12/9/2023). 

Pemkot Bandar Lampung tidak membebankan biaya kepada pedagang yang direlokasi ke Pasar Smep. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved