Berita Terkini Nasional

Dosen ITB Sebut Meteor Jatuh Tidak Ada Kaitannya dengan Capres-Cawapres 

Dhani Herdiwijaya mengatakan fenomena alam ini muncul periodik dan tidak ada kaitannya dengan capres-cawapres

Editor: taryono
Kolase Tribunnews.com
Tangkap layar video meteor jatuh - Berikut penjelasan ahli soal viral video meteor jatuh di wilayah Bandung dan Jogja pada Kamis (14/9/2023) kemarin. 

Tidak berbahaya

Dhani dalam kesempatannya juga menjelaskan, fenomena hujan meteor tidak berbahaya bagi umat manusia.

Biasanya meteor akan terbakar habis sebelum jatuh ke permukaan bumi.

Beruntung, kata Dhani bumi memiliki atmosfer yang melindungi manusia dari ancaman di luar angkasa, seperti meteor.

"Hikmahnya adalah bersyukur ada atmosfer Bumi. Jika manusia tinggal di Bulan yang tidak ada atmosfer, maka hujan meteor berbahaya bagi infrastruktur di Bulan," papar Dhani.

Di sisi lain lanjut Dhani, meteor yang jatuh ke bumi akan berdampak ke aktivitas manusia.

Hujan meteor dapat sedikit menganggu komunikasi radio, artinya gangguan komunikasi radio HF orde kurang dari satu jam.

Lain halnya jika ukuran batuan 1 km, maka tidak habis terbakar dan dapat mengakibatkan kepunahan manusia.

Dhani menyebut, NASA selalu memonitor berbagai ukuran batuan orde meter sampai puluhan meter.

Terakhir, Dhani meminta masyarakat belajar dari fenomena hujan meteor.

"Untuk masyarakat, lebih mengingatkan atau bersyukur bahwa Bumi betul-betul tempat aman bagi kehidupan. Jangan dirusak oleh perbuatan manusia," imbaunya.

Detik-detik meteor jatuh

Video meteor jatuh yang terlihat di langit wilayah Bandung dan Jogja sebelumnya viral lewat media sosial.

Rekaman detik-detik meteor jatuh diunggah oleh sejumlah akun seperti @agenda.jogja dan @ infojawabarat.

Pada rekaman terlihat benda bercahaya tampak meluncur dengan kencang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved