Berita Lampung
Aksi Ketua Gerindra Pesawaran Lepaskan Tembakan ke Udara Berbuntut Panjang
Rico dilaporkan atas tuduhan mengancam dengan kekerasan menggunakan senjata api. Saat kejadian, ada lima remaja yang berada di lokasi.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Saat mengecek CCTV, ia menyadari ada sekelompok pemuda yang menyatroni rumahnya.
"Karena mendengar suara bising di luar, saya lihat CCTV. Ada sekelompok pemuda mondar-mandir di depan pintu gerbang," kata Rico saat diwawancarai Tribunlampung.co.id, Senin (18/9/2023).
Rico mengaku ada pemuda yang terlihat seperti membawa senjata tajam seperti parang.
Ia pun khawatir karena sebelumnya sempat beberapa kali mengalami pencurian.
"Saya sangat khawatir dengan para pria tersebut, karena beberapa benda di sekitar rumah sering kali hilang," ucap Rico.
Saat itu ia sempat menelepon tetangga sekitar.
"Karena tidak ada respons, saya sengaja nekat keluar rumah. Saya membawa senpi karena merasa terancam," imbuhnya.
Rico memastikan senpi tersebut resmi dan dilengkapi surat kepemilikan dari kepolisian.
"Jadi saya memang memiliki senpi. Bisa dibuktikan di kepolisian untuk izin bela diri," beber Rico.
Saat keluar itulah, kata Rico, pemuda tersebut hendak menyerangnya.
Ada satu orang yang kabur dan masuk ke sebuah mobil yang parkir tak jauh dari kediamannya.
Karena merasa terancam, Rico mengaku terpaksa melepaskan tembakan peringatan.
"Saya mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Akhirnya mereka pun menyerah," kata Rico.
"Gerak-gerik para pemuda tersebut mencurigakan. Dan juga mereka memberikan alasan yang tak masuk akal," lanjutnya.
Para pemuda tersebut mengaku sedang bermain boling di depan rumahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Satreskrim-Polresta-Bandar-Lampung.jpg)