Berita Lampung
4 Jenazah Tanpa Kepala di Perairan Lampung Diduga Korban Kecelakaan Kapal
Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 warga melapor kehilangan anggota keluarga di Polres Lampung Selatan, sedangkan Polres Tanggamus sekitar 11 warga.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung menyebut empat jenazah tanpa kepala yang ditemukan di pantai diduga korban kecelakaan kapal asal Jawa Barat.
Hal itu terungkap setelah polisi menerima sebanyak 27 laporan warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya pasca penemuan empat jenazah di pesisir pantai Lampung.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, Selasa (19/9/2023).
"Ada sekitar 27 warga yang sudah melapor melalui hotline yang disediakan Polda Lampung," kata Umi.
Umi menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 16 warga melapor kehilangan anggota keluarga di Polres Lampung Selatan, sedangkan Polres Tanggamus sekitar 11 warga.
"Warga yang melapor kehilangan anggota keluarga ini berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Medan, Palembang, Jawa Timur, Jakarta, untuk Lampung sendiri yang paling banyak melapor," sebut Umi.
Bahkan, kata Umi, terdapat 3 orang yang datang secara langsung ke Rumah Sakit Bob Bazar, Lampung Selatan, untuk memastikan mayat tersebut merupakan anggota keluarganya.
Umi melanjutkan, dari 27 laporan yang masuk terdapat seorang ibu bernama Juni yang berasal Indramayu.
Wanita tersebut mengaku ada saudaranya yang hilang selama sekitar sebulan dengan mengenakan kaus seperti yang terlihat di media.
"Ada seorang warga, Ibu Juni, yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat menghubungi hotline WhatsApp polisi Polres Lampung Selatan," kata Umi.
"Bu Juni mengatakan ada saudaranya yang hilang akibat kecelakaan laut dan belum diketemukan", ujarnya.
Lebih lanjut Umi menjelaskan, Ibu Juni juga memberikan bukti adanya baju kaus yang sama dengan yang dipakai saat jenazah ditemukan.
Kemudian, Polres Lampung Selatan menghubungi Kayim, salah satu orang tua awak kapal yang hilang.
Kayim menjelaskan, dua anaknya merupakan awak kapal tersebut atas nama Kasi (35) dan Tarsoni (25).
Sekitar 1 bulan yang lalu mereka bersama 10 orang nelayan lainnya.
Polres Lampung Timur Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Doa Bersama untuk Almarhum Ojol Affan |
![]() |
---|
Ratusan Peserta Ramaikan Kejurnas Akuatik 2025 di Pantai Kyoko Pesawaran |
![]() |
---|
Solidaritas Kematian Ojol Affan, Kelompok Berkostum Money Heist Gelar Aksi Damai di Polda Lampung |
![]() |
---|
Arus Lalu Lintas Pesawaran-Bandar Lampung Kembali Normal Usai Longsor |
![]() |
---|
Terdakwa Tabrakan Maut di Lampung Tengah Ngaku Bikin SIM Secara Ilegal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.