Berita Lampung
4 Jenazah Tanpa Kepala di Perairan Lampung Diduga Korban Kecelakaan Kapal
Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 warga melapor kehilangan anggota keluarga di Polres Lampung Selatan, sedangkan Polres Tanggamus sekitar 11 warga.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Menyikapi informasi tersebut, Polda Lampung telah berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya dan beberapa Polda di wilayah Sumatera.
"Dari hasil koordinasi tersebut diperoleh informasi dari Ditpolairud Polda Metro Jaya bahwa pada tanggal 21 Agustus 2023 telah terjadi kecelakaan laut di perairan laut Jawa. Dari 12 kru, 3 orang selamat dan 9 orang hilang,” ucap Umi.
Kecelakaan itu terjadi pada 21 Agustus 2023.
Namun, dari 3 orang yang selamat baru melaporkan pada tanggal 27 Agustus 2023 ke Ditpolairud Polda Metro Jaya.
Kapal yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan kapal nelayan Bintang Mutiara Jaya di perairan seputar Cirebon Jawa Barat yang sedang mencari tangkapan cumi.
"Berawal dari keterangan Bapak Kayim, Polda Lampung berkoordinasi dengan Polres Indramayu untuk membantu mencari keberadaan keluarga dari 9 orang yang hilang, Tim DVI Biddokes Polda Lampung telah siap untuk melakukan tes DNA kepada keluarga," lanjut Umi.
Diketahui sebelumnya, warga Lampung digegerkan dengan penemuan empat mayat tanpa kepala di pesisir pantai Lampung.
Adapun keempat mayat tersebut dua di antaranya ditemukan di pesisir pantai Lampung Selatan, sedangkan dua jasad lainnya ditemukan di pesisir Pantai Tanggamus.
Saat ditemukan, keempat mayat tersebut didapati dalam keadaan tanpa kepala, tanpa telapak tangan, dan telapak kaki.
Saat ini, Polda Lampung telah menyelesaikan autopsi dan pengambilan sampel DNA terhadap empat mayat tanpa kepada yang ditemukan di pesisir Pantai Lampung, Selasa (12/9/2023).
Terhadap empat mayat tersebut, dua di antaranya dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Bob Bazar Lampung Selatan, pada Senin (11/9/2023).
Sementara dua jenazah yang ditemukan di pesisir Tanggamus diautopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung, pada hari yang sama.
Hasilnya, Polda Lampung menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad keempat mayat tersebut.
Umi mengimbau kepada masyarakat Lampung, apabila ada anggota keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menghubungi hotline yang telah disediakan.
"Silakan bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke hotline yang disediakan Polda Lampung, supaya tim DVI bisa cepat mengungkapkan empat identitas jasad tersebut," ungkapnya.
Polres Lampung Selatan membuka hotline laporan keluarga yang hilang melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp 089601610077 dan di nomor telepon seluler 0127-322110. Sedangkan untuk Polres Tanggamus di nomor (WA) 082177861115.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
Polres Lampung Timur Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Doa Bersama untuk Almarhum Ojol Affan |
![]() |
---|
Ratusan Peserta Ramaikan Kejurnas Akuatik 2025 di Pantai Kyoko Pesawaran |
![]() |
---|
Solidaritas Kematian Ojol Affan, Kelompok Berkostum Money Heist Gelar Aksi Damai di Polda Lampung |
![]() |
---|
Arus Lalu Lintas Pesawaran-Bandar Lampung Kembali Normal Usai Longsor |
![]() |
---|
Terdakwa Tabrakan Maut di Lampung Tengah Ngaku Bikin SIM Secara Ilegal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.