Pendidikan

Wamenag Ajak Lulusan UIN Raden Intan Lampung Jadi Corong Moderasi Beragama

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki ajak wisudawan UIN Raden Intan Lampung (RIL) untuk menggelorakan moderasi beragama.

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Indra Simanjuntak
Istimewa
Wamenag Saiful Rahmat Dasuki ajak wisudawan UIN RIL untuk menggelorakan moderasi beragama. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki ajak wisudawan UIN Raden Intan Lampung (RIL) menjadi corong-corong moderasi beragama yang memperkokoh keberagaman di Indonesia.

“Karena negara kita adalah negara yang heterogen dan memiliki keragaman yang bermacam-macam,” kata wamenag saat Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode IV Tahun 2023 di Gedung Serba Guna (GSG) setempat, Sabtu (23/9/ 2023).

Baca juga: UIN Raden Intan Lampung Wisuda 1.100 Sarjana hingga Doktor

Baca juga: Sambut Tahun Politik, Rektor UIN RIL Tegaskan Netralitas ASN

Dia mengajak lulusan untuk menggelorakan moderasi beragama.

“Saya berpesan dan berharap para wisudawan mampu menjadi kekuatan baru untuk terus menggelorakan moderasi beragama,” ujar Wamenag.

Wamenag juga memberikan pesan, Rasulullah SAW yang selalu menekankan kedamaian, toleransi dan penuh kasih sayang dalam kehidupan umat beragama.

Tak hanya itu, pesan untuk meningkatkan Iptek juga disampaikan seraya menyebutkan prestasi yang baru-baru ini dicapai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada kategori Tokoh Transformasi Digital Pelayanan Keagamaan pada detikcom Awards 2023.

“Seluruh lulusan UIN Raden Intan harus maju dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan harus diperkuat dengan Iman dan Taqwa (Imtaq) menuju generasi emas 2045 yang akan datang,” katanya.

“Mari bersama-sama kita terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Semoga ilmunya berkah dan menjadi insan yang bermanfaat bagi lingkungan keluarga dan bangsa negara,” tutupnya.

Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaluddin dalam kesempatan yang sama menekankan, sebagai individu yang telah resmi menyandang gelar orang terpelajar, mengasah skill untuk menyikapi kemajuan Artificial Intelligence (AI) harus terus ditingkatkan.

“Karena kelak  semua harus siap menghadapi era digital yang begitu cepat perkembangannya,” ungkapnya.

Sebanyak 1.100 wisudawan yang tercatat mengikuti Wisuda Periode IV 2023. Jumlah ini terdiri dari program doktor 11 wisudawan, magister 50 wisudawan, dan sarjana 1039 wisudawan.

Program sarjana terbagi dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) 410, Fakultas Syariah (FS) 160, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) 100, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 153, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 204 wisudawan, dan Fakultas Adab (FA) 12 wisudawan.

Adapun wisudawan terbaik universitas atas nama Yanti dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dengan IPK 3,96 dan masa studi 3 tahun 5 bulan.

Wisudawan terbaik program doktor atas nama Robby Aditya Putra dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dengan IPK 3,80 dan masa studi 3 tahun 8 bulan. Lalu program magister atas nama Resi Wistoper dari prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan IPK 3,96 masa studi 1 tahun 10 bulan.

Kemudian wisudawan terbaik dari tiap fakultas yakni FTK atas nama Yanti dari Prodi MPI dengan IPK 3,96, masa studi 3 tahun 5 bulan; FS atas nama Akbar Fikri Wijaya dari Prodi Hukum Keluarga dengan IPK 3,86, masa studi 3 tahun 5 bulan;

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved